Senin, 01 Juli 2019

Senja di Telaga Pasiraya

Welcome July!

Senja di Telaga Pasiraya - Kalau mendengar "Pasiraya", mungkin kening anda akan mengerut dan bertanya : “Pasiraya di daerah mana? Masih di planet bumi kah?”

Dan mungkin sebagian lagi mendengar Pasiraya, yang kamu bayangkan adalah dusun.

Yapz, tempat ini memang dikenal daerah yang tempatnya jauh dari keramaian kota. Tapi jangan salah, di Pasiraya bisa menikmati momen sunset yang indah dan tak kalah bagusnya.

Daerah yang termasuk dalam wilayah Cikarang Selatan ini, pemandangannya lumayan ketje dan menyenangkan. Dijamin betah berlama-lama.

Pasiraya – Ciksel juga punya spot sendiri lho buat nikmatin senja ala danau kecil. Ya, “Telaga Pasiraya”, kira-kira begitulah masyarakat lokal menyebut tempat ini.

senja-di-telaga-pasiraya

Meski danaunya nggak berpasir, tapi kita bisa duduk-duduk di pinggir danau dan melihat proses matahari tenggelam. Keren!

Jadi ceritanya, sore itu motor saya lajukan perlahan-lahan menuju warung soto betawi kesukaan saya yang di Pasiraya - Ciksel.

Entah kenapa saya ingin menikmati perjalanan, jadi saya tak terburu-buru. Kemudian mendapati warung soto betawi yang saya tuju ternyata tutup. Semesta merintih!

Terlanjur jauh, yaudah main saja sekalian.
Senja di Telaga Pasiraya. Saya melihat sesuatu pemandangan mengagumkan yang benar-benar memukau pandangan mata saya. Sebuah pemandangan yang luar biasa.

senja-di-telaga-pasiraya

Sedikit meluangkan waktu untuk melihat indahnya warna langit dikala itu nggak bakalan rugi. Akhirnya saya memilih rehat sejenak untuk menikmati senja di Telaga Pasiraya.

Saatnya menikmati senja di Telaga Pasiraya. Sambil "ngopi ketje" di pinggir danau tuh syahdunya luar biasa.

Apalagi dengan kehadiran sunset. Saat-saat dimana Matahari secara perlahan mulai tampak meredupkan pancaran panas dan cahaya terangnya, membawa kekaguman tersendiri.

Bagi saya sunset pertanda bahwa hari yang panjang akan segera berganti ke malam yang tenang, di mana ada bintang-bintang dan rembulan yang menghiasi langit, ada ketenangan malam yang menyatu dengan alam.

Saya bersyukur tinggal di negara Indonesia yang letak geografisnya dilalui oleh garis khatulistiwa dan dianugerahi dengan kontur (relief) permukaan bumi yang bervariasi akan sangat mendukung untuk dapat menyaksikannya setiap sore hari.

Karena penomena yang sangat indah ini mungkin tidak dapat dinikmati oleh seluruh penduduk diberbagai belahan bumi ini. Seperti halnya menikmati senja di Telaga Pasiraya.

Betapa sangat indah pemandangan alam yang tercipta. Kekaguman atas penomena alam itu akan membuat saya selalu bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikan oleh Tuhan atas segala Ciptaan-Nya.

senja-di-telaga-pasiraya
Senja di Pasiraya :)

Sebelumnya saya mau ngaku dosa dulu. Sebetulnya ini bukanlah tentang senja terindah, lebih tepatnya sebagai sunset yang indah yang pernah saya abadikan *hehe*.

Jadi jangan kecewa kalo ternyata best sunset versi @Hup beda sama yang kalian bayangin. Foto yang saya pake hampir nggak diedit, paling cuma crop aje. Supaya kalian bisa liat aslinya kaya gimana. Monmaap viewnya kurang bagus hasil kamera jadul. :)

Lokasi yang seperti ini menjadi favorit bagi saya. Selain dari suasananya yang jauh dari kebisingan, ditambah dengan latar belakang sunset sore hari itu, saya asyik menikmati keindahan alam. Rasa penat dan lelah tak membuat saya enggan untuk menikmati suasana sore itu.
Wuiih! Pas banget khan buat lokasi piknik kecil-kecilan. Meski hanya sejenak.. 😊

Memang alangkah lebih sempurna jika situasi seperti ini dibarengi dengan deburan ombak yang menghantam bebatuan di tepian danau.

Tapi buat saya ini sudah cukup mengagumkan kok, karena deburan detak jantung saya udah cukup mengimbangi situasi seperti ini. *lebay 😁

Syukur terbesar pada Tuhan, atas kesempatan yang diberikan pada saya untuk bisa menyaksikan cara matahari berpamitan di kala senja. Ya, menikmati senja di Telaga Pasiraya.

Tak sedikit loh yang mengejar matahari sebelum terbenam hingga membayar mahal dan meluangkan sekian satuan waktu demi menemani pamitnya Matahari.

Padahal saya tadinya tidak ada niat mengejar matahari terbenam, eh malahan saya yang ditungguin sama si sunset.

Saya tak perlu mengkhususkan waktu, budget, dan tenaga untuk dapat mengagumi betapa elegannya Matahari beranjak. Oh men! Ini harus saya akui hari ini diakhiri dengan indah.

Yaps, ternyata tanpa kita sadari disekitar kita juga banyak yang bisa kita lihat karya Tuhan yang luar biasa.

Ada kalanya senja tak perlu diistimewakan dalam waktu khusus untuk dapat terlihat indah. Juga ada kalanya kita tak perlu pergi jauh untuk dapat melihat matahari yang sama akan terbenam.

Walau ada kalanya juga kita harus melakukan hal itu. Mengunjungi tempat-tempat dimana matahari berpamitan dengan cara yang tak biasa.

Menyiapkan waktu khusus untuk menikmati setiap inci keindahan yang disajikan sebuah penomena bernama sunset. Mengabadikan momen istimewa meski yakin esok akan berjumpa lagi kok.

Ya, maksud saya, sesekali.. sempatkanlah waktu untuk menikmati salah satu lukisan keindahan dari yang Sang Pencipta.

Menikmati hidup itu nggak mesti mewah, nggak harus glamour dan hedon, nggak harus jauh mengejar matahari terbenam. Cukup dengan cara sendiri, biar gak kelihatan banget kurang piknik.

Sampai disini dulu cuap-cuap kita hari ini, sampai berjumpa lagi di segmen selanjutnya! Terima kasih

See you on top..

Nite & GBU more. Bye..!!

0 komentar:

Posting Komentar

1. Relevan (Tidak Out of Topic).
2. Sopan, jangan meninggalkan komentar SPAM di blog saya.
3. Jangan menggunakan bahasa kasar atau SARA.
4. Berilah masukan yang membangun kecerdasan berpikir.
Terima kasih atas perhatiannya!

 
;