Istilah dan Informasi pada kemasan kopi Starbucks - Dengan adanya istilah dan Informasi pada kemasan kopi Starbucks, maka akan memberikan kita dasar secara garis besar untuk memilih cita rasa dan aroma yang disukai dari kopi yang hendak dibeli.
Seperti yang sudah kita ketahui, dalam bisnisnya, Starbucks bukan hanya menjual minuman panas dan dingin yang disajikan dalam cup gambar duyung siap saji (ready to drink).
Starbucks juga menyediakan makanan, camilan, serta barang-barang lain seperti gelas, tumbler, kopi kemasan dan segala perintilannya.
Dari sekian banyak produk berkualitas yang mereka tawarkan pada penggemarnya. Saya tertarik untuk membahas “kopi kemasan” di Starbucks.
Kronologinya :
Saya kerap mendapati banyak peminum kopi pemula di Starbucks, yang kelamaan berdiri di depan rak kopi dan membaca informasi panjang lebar mengenai kopi yang hendak dibelinya. Kadang sampai garuk-garuk kepala saking puyengnya gitu. *Antara puyeng dan kutuan beda tipis yak?
Istilah & Informasi apa saja yang tertera pada kemasan kopi Starbucks
|
|
Bagi para coffee expert, mungkin istilah semacam tasting note/ cupping notes, single origin, blend, dark roast dan lain-lain bukanlah hal yang asing.
Namun bagi peminum kopi newbie tentu keterangan seperti ini membuat pusing kepala kapten. Nah itu kejutan!! Menarik yekan untuk diobrolkan?
Untuk mencegah kepuyengan itu, saya akan memaparkan sedikit dari istilah & informasi penting apa saja sih yang ada di kemasan kopi Starbucks tersebut? Check it out gaes :
1. Brand Kopi
Sama seperti kemasan produk di toko lain pada umumnya. Ini sudah pasti brand yang menerbitkan kopi tersebut.
Karena disini saya membahas geray kopi Starbucks tentunya gak bisa move on sama gambar Siren (duyung) yang membahenol itu.
2. Identitas Kopi
Ini sebagai identitas si kopi kemasan tersebut. Biasanya nama kopi menggunakan ukuran font -nya paling besar. Misalnya: Espresso, Guatemala, Pike Place, dll.
3. Logo Kopi
Setiap kopi kemasan di Starbucks tentunya memiliki logo untuk mencirikan kopi tersebut. Logo ini memiliki sejarahnya masing-masing.
Misalnya : kopi Sumatra (harimau), kopi Kenya (gajah), dll. Selain itu, ada juga logo berupa huruf. misalnya : Espresso (E).
Sekian dulu inpoh yang bisa saya sharing-kan disini. Mudah-mudahan sedikit membantu para newbie dalam menentukan kopi apa yang kelak dibeli.
Ingat setiap kemasan kopi di Starbucks memiliki keterangan yang berbeda-beda. Jangan malu bertanya pada Barista biar tidak salah beli.
See you on top :)
Nite & GBU more. Bye..!!
2. Identitas Kopi
Ini sebagai identitas si kopi kemasan tersebut. Biasanya nama kopi menggunakan ukuran font -nya paling besar. Misalnya: Espresso, Guatemala, Pike Place, dll.
3. Logo Kopi
Setiap kopi kemasan di Starbucks tentunya memiliki logo untuk mencirikan kopi tersebut. Logo ini memiliki sejarahnya masing-masing.
Misalnya : kopi Sumatra (harimau), kopi Kenya (gajah), dll. Selain itu, ada juga logo berupa huruf. misalnya : Espresso (E).
Eh kamu puyeng ya sama ketiga istilah tersebut? Makanya ngopi dong.. hehh. Saya coba analogikan ke “manusia” :
– Logo adalah wajahnya.
– Identitas adalah penampilan fisiknya (termasuk logo), komunikasi dan perilakunya.
– Brand adalah keseluruhan manusia itu, jiwa dan raganya (termasuk identitas, otomatis termasuk logo juga). Brand ini mewakili keseluruhan nilai-nilai esensial dari suatu entitas. Kira-kira seperti ittu Ferguso! Ingat-ingat ya! 😁
4. Single Origin dan Blend
Single origin artinya kopi tersebut hanya berasal dari satu daerah saja. Misalnya : Sumatra, Kenya, dll.
Sedangkan, Blend merupakan campuran biji kopi dari beberapa daerah, untuk mendapatkan citarasa yang diinginkan. Misalnya : Espresso, House blend, dll.
Lanjut baca :
Sedangkan, Blend merupakan campuran biji kopi dari beberapa daerah, untuk mendapatkan citarasa yang diinginkan. Misalnya : Espresso, House blend, dll.
Lanjut baca :
5. Varietas Kopi
Disini banyak orang keliru, mencampuradukkan antara single origin dengan varietas. Single origin adalah istilah untuk mengidentifikasi asal daerah biji kopi tersebut ditanam.
Sedangkan, varietas kopi merupakan istilah yang merujuk pada jenis kopinya (spesies). Mungkin banyak orang yang kurang tahu bahwa kopi itu terdiri dari beberapa varietas (bukan hanya Arabika dan Robusta saja).
Sedangkan, varietas kopi merupakan istilah yang merujuk pada jenis kopinya (spesies). Mungkin banyak orang yang kurang tahu bahwa kopi itu terdiri dari beberapa varietas (bukan hanya Arabika dan Robusta saja).
Semua kopi yang dijual Starbucks, varietasnya kopi Arabika. Namun kopi Arabika juga memiliki sub-varietas. Misalnya varietas kopi Arabika yang populer : Bourbon, Caturra, Ethiopian heirloom, Geisha, Mundo novo, Pacas, Tekisik, Typica, Catuai, dll. Nah, berbeda varietas tentu beda rasa kopinya. Lanjut baca :
6. Flavorlock
7. Deskripsi
Ini deskripsi dari si kopi tersebut (adanya di samping kemasan). Biasanya disini keterangan regionnya dijelaskan secara singkat dan spesifik. Region artinya wilayah tempat kopi itu tumbuh.
Jadi kalo kopinya "Blend" akan dijelaskan blend kopi dari mana. Contohnya pada kemasan “ESPRESSO” (from Amerika Latin dan Asia/Fasifik).
Contoh lain : “SPRING SEASON BLEND” (from Papua New Guinea and Colombia, sun-dried from Ethiopia and aged Sumatra). Nah, itu dipaparkan jelas beserta regionnya.
Jadi kalo kopinya "Blend" akan dijelaskan blend kopi dari mana. Contohnya pada kemasan “ESPRESSO” (from Amerika Latin dan Asia/Fasifik).
Contoh lain : “SPRING SEASON BLEND” (from Papua New Guinea and Colombia, sun-dried from Ethiopia and aged Sumatra). Nah, itu dipaparkan jelas beserta regionnya.
8. Tasting Notes
Ini merupakan poin penting yang akan mengarahkan kita pada rasa kopinya. Jadi sedikit banyak cita rasa kopi yang dijelaskan pada tasting notes ini adalah valid. Misalnya : Espresso - dengan tasting notes "rich and caramelly".
Disini kita harus mengenal karakteristik kopinya. Bagian dari trik market, packaging memang didesain sangat menarik. Tapi jangan mau dibegoin sama packaging ya. Setiap kemasan berbeda-beda tasting notes-nya.
Ya samalah kyak lagi PDKT sama gebetan yekan, pasti kelihatan perfect semua, nyatanya sesudah “dirasain” baru deh ketahuan karakter aslinya. Eh cocoklogi saya masuk gak yak? 🤭
Yaps! maksud saya, karakter kopi tersebut rasanya akan ketahuan sesudah diseduh (brew).
Perbedaannya nanti bisa dilihat dari : Aroma, Body, Accidity, dan Flavor. Jadi gak ada salahnya bertanya dulu sama Barista. Kira-kira seperti apa karakter kopi yang akan kita beli itu.
Lanjut baca :
Disini kita harus mengenal karakteristik kopinya. Bagian dari trik market, packaging memang didesain sangat menarik. Tapi jangan mau dibegoin sama packaging ya. Setiap kemasan berbeda-beda tasting notes-nya.
Ya samalah kyak lagi PDKT sama gebetan yekan, pasti kelihatan perfect semua, nyatanya sesudah “dirasain” baru deh ketahuan karakter aslinya. Eh cocoklogi saya masuk gak yak? 🤭
Yaps! maksud saya, karakter kopi tersebut rasanya akan ketahuan sesudah diseduh (brew).
Perbedaannya nanti bisa dilihat dari : Aroma, Body, Accidity, dan Flavor. Jadi gak ada salahnya bertanya dulu sama Barista. Kira-kira seperti apa karakter kopi yang akan kita beli itu.
Lanjut baca :
9. Level Roast
Level roast atau tingkat kegelapan sangrai kopi, artinya semakin gelap rasanya akan semakin pahit. Jadi tentukan level kopimu sebelum membeli. Ada tiga jenis level roast di Starbucks yaitu Blonde Roast, Medium Roast, dan Dark Roast.
Selain dari keterangan pada kemasan, secara visual kita bisa membedakannya berdasarkan warna kemasannya.
Seperti : Dark roast (warna cokelat tua), Medium roast (cokelat muda), tapi hal ini tak berlaku buat yang special editions yak.
Ada juga saya lihat kemasannya didesain warna mencolok misalnya warna Pink, Biru, atau masih banyak lagi. Ya acuannya, tetap pada label saja. Oke!
Lanjut baca :
Seperti : Dark roast (warna cokelat tua), Medium roast (cokelat muda), tapi hal ini tak berlaku buat yang special editions yak.
Ada juga saya lihat kemasannya didesain warna mencolok misalnya warna Pink, Biru, atau masih banyak lagi. Ya acuannya, tetap pada label saja. Oke!
Lanjut baca :
10. Berat Kopi & Expired date.
Berat Kopi ini artinya seberapa banyak kopi di dalam kemasan. Rata-rata kopi kemasan di Starbucks berat netto 250gr di badrol 150K-an saja (harga update per-januari 2020, kalau ada perubahan harga ke depannya. Bukan urusan saya.. Haha)
Expired date, untuk menjelaskan kapan kopi tersebut akan kadaluarsa. Sehingga kita tahu bagaimana caranya menghabiskan kopi tersebut dalam waktu secepat-cepatnya. *Kidding
Inpoh tambahan dari Penulis!
Kopi kemasan di Starbucks masih berupa biji kopi utuh. Namun, bisa kok minta langsung di grind, GRATIS!!
Kasih tahu ke Barista tingkat kehalusan yang kamu mau. Karena kopi bubuk hasil grinder tentu punya tingkat kehalusan yang berbeda (tergantung owner).
Misalnya : halus, sedang, atau kasar. Eh biar kerenan dikit, kita pake istilah kokopian deh "fine, medium dan coarse". Ini semua tergantung mau kamu seduh dengan apa kopimu.
Kasih tahu ke Barista tingkat kehalusan yang kamu mau. Karena kopi bubuk hasil grinder tentu punya tingkat kehalusan yang berbeda (tergantung owner).
Misalnya : halus, sedang, atau kasar. Eh biar kerenan dikit, kita pake istilah kokopian deh "fine, medium dan coarse". Ini semua tergantung mau kamu seduh dengan apa kopimu.
Bagi sobat yang gak mau repot bawa bubuk kopi (biji kopi) ke kantor. *Yakali bawa-bawa toples kopi gitu yekan.. hehh
Starbucks juga punya produk kopi instan kok. Beli saja kopi stick (sachet) biar lebih praktis. Disana juga banyak kok pilihannya. Mau yang panas, dingin atau panas dingin *meriang dong.. hehe*.
Starbucks juga punya produk kopi instan kok. Beli saja kopi stick (sachet) biar lebih praktis. Disana juga banyak kok pilihannya. Mau yang panas, dingin atau panas dingin *meriang dong.. hehe*.
![]() |
| Kopi Stick (Sachet) |
Ingat setiap kemasan kopi di Starbucks memiliki keterangan yang berbeda-beda. Jangan malu bertanya pada Barista biar tidak salah beli.
Kalo belum jelas, tunggu saja postingan saya di next konten ya! Akan saya kupas satu persatu, yang pasti gabung saja di blog saya di ricohaloho.blogspot.com
Oh iya, tulisan ini merupakan murni otodidak hasil pengamatan saya. Dan agar saya juga tidak dianggap “Sok Tahu”.
Jadi ya, kalau ada kekurangan dari inpoh di atas jangan ragu menambahi di kolom komentar ya, atau silahkan berkomentar dengan sopan.
Anda sopan – saya segan! Terima kasih
Jadi ya, kalau ada kekurangan dari inpoh di atas jangan ragu menambahi di kolom komentar ya, atau silahkan berkomentar dengan sopan.
Anda sopan – saya segan! Terima kasih
See you on top :)
Nite & GBU more. Bye..!!





Saya telah berpikir bahwa semua perusahaan pinjaman online curang sampai saya bertemu dengan perusahaan pinjaman Suzan yang meminjamkan uang tanpa membayar lebih dulu.
BalasHapusNama saya Amisha, saya ingin menggunakan media ini untuk memperingatkan orang-orang yang mencari pinjaman internet di Asia dan di seluruh dunia untuk berhati-hati, karena mereka menipu dan meminjamkan pinjaman palsu di internet.
Saya ingin membagikan kesaksian saya tentang bagaimana seorang teman membawa saya ke pemberi pinjaman asli, setelah itu saya scammed oleh beberapa kreditor di internet. Saya hampir kehilangan harapan sampai saya bertemu kreditur terpercaya ini bernama perusahaan Suzan investment. Perusahaan suzan meminjamkan pinjaman tanpa jaminan sebesar 600 juta rupiah (Rp600.000.000) dalam waktu kurang dari 48 jam tanpa tekanan.
Saya sangat terkejut dan senang menerima pinjaman saya. Saya berjanji bahwa saya akan berbagi kabar baik sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi jika Anda memerlukan pinjaman, hubungi mereka melalui email: (Suzaninvestment@gmail.com) Anda tidak akan kecewa mendapatkan pinjaman jika memenuhi persyaratan.
Anda juga bisa menghubungi saya: (Ammisha1213@gmail.com) jika Anda memerlukan bantuan atau informasi lebih lanjut