Minggu, 19 Juli 2020

Spare Box – Antara Gengsi dan Kebutuhan

Spare Box – Antara Gengsi dan Kebutuhan – Sebelum saya mulai cuap–cuap, apasii maksud tulisan ini. Saya mau ngaku dosa dulu dah!

Hampura kasadayana, kalau ternyata blog ini harus kembali ke kodratnya yaitu berisi konten placement curahan hati. Soalnya saya baru saja dapat hidayah dan saya ingin segera bertaubat. 😁

Jadi gini! Selama pandemi Kupit - 19, saya kerja udah berulangkali ganti posisi. Kalau saya jadi aktor drakor, saya pasti jadi idola cabe–cabean.

Kapan lagi coba punya aktor multitalent yang bisa memainkan skenario yang berbeda. Mulai dari jadi penonton, penonton bayaran, pemeran pengganti, pemeran utama, model, body guard, sampai jadi detective (detective conan.. hehh).

Keren..

spare-box-antara-gengsi-dan-kebutuhan

*Ilustarasi baru dirotasi ke bagian spare box.

Kenapa saya bilang begitu? Kebetulan terhitung mulai bulan Februari 2020, sejak putus cinta dari project lama. Saya dirotasi ke bagian “Spare Box”. Sejak itu pula kantor menerapkan social distancing atau #dirumahaja.

Namun meskipun social distancingKetika kaum rebahan menjadi pahlawan ], bukan berarti saya rebahan terus #dirumahaja. Berhubung karena saya sudah terjadwal di kantor sebagai spesialis “Spare Box”. Itu artinya saya harus bisa mem–back up semua bidang (ahli di bidangnya tapi ya).

Kapan dan dimana pun diperlukan sesuai kebutuhan operasional. Kecuali hari sabtu - minggu dan tanggal merah, itu wajib “OFF”. Karena tanggal merah itu “haram” khususnya bagi spare box. Itu doang sih enaknya di bagian ini menurut saya.

Nggak enaknya? BANYAK!

Jadi kalau ada karyawan yang mau cuti, sakit, izin atau bahkan yang mau oplas ganti kelam*n. Itu menjadi urusan saya, di perusahaan yang berbeda lho yah. Saya harus meng-handle tugas mereka selama mereka belum kembali ke alamnya.

Di kantor bukan rahasia umum lagi, kalau di bagian spare box ini dijuluki kursi panas. Salah satu bagian yang agak menyebalkan. Mungkin bagi mereka yang belum terbiasa, bisa seperti “NERAKA”. Djujur! Bagi saya pribadi ini pilihan yang tak terelakkan sebetulnya ^ _ ^.

Kalau kata kids jaman now “Sakitnyahh tuh dih sinihh!” – semua kata diakhiri dengan huruf ‘h’. Dan dalam kasus ini, mungkin bagi sobat yang mengalami hal yang sama akan menjawab “Dih sinih jugahh”.

“Ohh sepertih ittuhh!”, kata si Boss sambil mengeluarkan SP (Surat Peringatan). “MAU JALAN ATAU TANDA TANGAN??” dengan nada suara badman.

Ucapan itu terngiang–ngiang di telinga, sampai nggak nafsu makan..

JALAN.

ATAU.

TANDA TANGAN.

((( MAU JALAN ATAU TANDA TANGAN!! )))

Oh GUSTI! Ini sungguh pilihan yang sulit. Bener-bener celaka dua belas. Pengin murka, lalu berubah menjadi makhluk hijau raksasa dan mulai menghancurkan kota.

Tapi nggak jadi..

Sebaiknya berdamai dulu dengan diri sendiri “antara gengsi dan kebutuhan”. So, cooling down.. 😎

spare-box-antara-gengsi-dan-kebutuhan

Finally, dengan tampang lusuh terpaksa berjalan menuju arah matahari terbenam, sambil nyanyi “Aku tak sanggup lagi, menerima derita ini..”. Sekip!!

Ini sudah saya alami sendiri. Sudah banyak teman yang menjadi korban hingga kena SP. Bahkan ada lho yang berujung resign ketika menduduki kursi panas ini (Selemah itu kah dengan kursi??).

Sekarang saya jadi paham, kenapa mereka lebih memilih resign ketimbang dirotasi kebagian spare box ini. Alesannya tak lain dan tak bukan, yaitu nggak kuat dengan aturan mainnya, tanggung jawabnya lumayan berat, belum lagi pressure dari atasan. Dan itu juga sudah saya rasakan.

Tapi ada juga sii yang resign karena udah dapat kerjaan baru atas referensi temannya yang sudah lebih dulu sukses. Intinya di bagian spare box ini kalau nggak kuat mental, bisa mati lah kau ferguso!!

Tak ada yang betah berlama–lama di bagian spare boxs ini. Kalau pun ada, mungkin mereka yang disebut sesuai passion kali yah?

Ah persetan dengan passion..

Kalau saya ditanya, apakah saya betah di bagian ini?? “TIDAK!!”. Saya TIDAK BETAH, tapi saya BUTUH! Kira–kira seperti itu maksud judul thread di atas, Spare Box - antara gengsi dan kebutuhan.

Sepengalaman saya terjadwal di bagian spare box ini, emang rasanya campur aduk kyak Matcha Espresso Fusion di Starbucks. Cuma bedanya, kalau Matcha Espresso Fusion itu merupakan campuran “Green Tea + Espresso + Susu”, jadi rasanya nikmat sekali.

Nah kalau di bagian spare box ini rasanya macam–macam, mulai dari manis, pahit, asem, kecut, sampai rasa ayam bawang. LOL

spare-box-antara-gengsi-dan-kebutuhan

*Ilustrasi setelah berbulan – bulan di bagian spare box.

Arghhh ini sih parah.. asli! 😄

Namun saya nggak mempermasalahkan hal itu. Saya punya prinsip tersendiri di bagian spare box ini, yaitu “Jika kau buang, maka kuambil”. No gengsi!

Saya ambil positifnya, yang penting pengalaman saya setidaknya bertambah. Saya sudah nggak kaget masuk di lingkungan baru. Saya bisa lebih memahami bagaimana cara menyesuaikan diri dan bergaul di lingkungan baru. Tentu saja memiliki banyak teman baru.

Bagaimana saya mempelajari setiap orang yang saya temui di kantor atau project yang berbeda. Bagaimana mekanisme kerja di masing–masing project tersebut. Bagaimana sifat dan watak manusianya, termasuk bagaimana sifat atasan di sana yang menurut saya masih ada “harga dirinya bisa dibeli seharga nasi uduk”.

Banyak kendala yang harus saya alami, dan beragam karakter yang harus saya hadapi. Ada yang begini, ada yang begitu.. ini–itu! Pokoknya mah ada–ada saja. Itu menjadi sebuah memori yang akan saya kenang kelak.

Tapi yang jelas dari pengalaman tersebut, di sini mental saya yang diasah habis - habisan. Ini semacam uji nyali atau makna lain dari menguji mental saya supaya bisa lebih kuat lagi. Mengingat di luar sana, masih banyak orang yang memiliki watak dan karakter yang berbeda.

Kemarin saya baru dapat e-mail dari HRD, bahwa minggu depan saya akan “Dimutasi” atau dipindahtugaskan alias di- ploting tetap ke Zimbabwe (Negara termiskin di dunia).

Saya belum tahu, apakah ini mau saya anggap kabar baik atau kabar buruk (Siapa tahu di Zimbabwe kursinya malah lebih panas.. hahh). Tapi yang pasti! Saya senang bisa dipindah dari bagian spare box ini, tanpa SP lho.. eh hampir deng!

Saya sungguh berterimakasih atas kesempatan baik ini dan saya selalu berupaya ikhlas menjalaninya. Jujur bagi saya pekerjaan ini sungguh seru, sangat seru layaknya seorang aktor di film film hollywood. Saya bebas dan punya akses kemanapun saya mau.

Saya berharap di tempat kerja yang baru nanti, atasan saya bijaksana. Objektif menilai dan adil terhadap sesuatu!

Yaps! Pemimpin yang bisa menjadikan anak buahnya sebagai sahabat, yang bisa memimpin dan menuntun anak buahnya ke jalan yang bener. Bukan menganggap anak buahnya sebagai anak bodoh yang tak bisa apa - apa. *boleh diaminin kok!

Sebagai pesan moral yang mungkin bisa saya sampaikan melalui kisah ini, khususnya bagi sobat yang sependeritaan.

✔️ Siapapun anda, apapun profesi anda dan di bidang apapun industri kerja anda. Cintailah pekerjaan anda! Udah gitu aja.. 😎

Kita harus bangga dengan pekerjaan yang kita geluti saat ini. Towh sementereng apapun pekerjaan orang lain, kita tidak makan dari sana.

Kalau kata Ucuber Jess No Limit mah..“Be Yourself and Never Surrender” ^ _ ^.

Oke! Ini hanya sepenggal kisah saya selama ikatan dinas di bagian Spare Box – Antara gengsi dan kebutuhan. Mungkin menurut sebagian pembaca pengalaman saya ini belum seberapa. Tapi ini sudah bisa saya jadikan pembelajaran, bahwa dalam hidup ini tak ada yang abadi.

Oh iya, di next konten saya akan membahas tentang Project Anyar!. Tunggu saja ya jam tayangnya. 😁

Sampai di sini dulu cuap – cuap malem ini. Semoga kalian sehat dan diberi kesehatan jasmani dan rohani. Amin. Terima kasih!

See you next time..

Nite & GBU more. Bye..!!
Minggu, 12 Juli 2020

Cara Membuat Huruf Besar (Drop Cap) di Awal Postingan Blog/Website

Ngopi sadayana! 😎

Pembahasan kali ini masih seputar cara mempercantik tampilan blog. Saya akan berbagi aksesoris yang cukup menarik, yaitu bagaimana cara membuat huruf besar (drop cap) di awal postingan blog/website.

OK! Jika saya ditanya soal tips tentang cara mempercantik tampilan blog atau website, maka saya akan selalu mengatakan jika kualitas grafis merupakan suatu keharusan.

Saya tidak bilang bahwa tampilan blog saya ini sudah bagus, dan saya tidak tahu opini pembaca. Tapi kalau boleh jujur, saya suka ketika blog yang saya kunjungi memiliki keunikan tersendiri terutama soal layout –nya.

Sehingga sering membuat saya betah berlama–lama di blog tersebut dan ingin sekali mencobanya. Termasuk cara membuat huruf besar (drop cap) di awal postingan Blog yang sedang kita obrolkan ini.

Cara membuat huruf besar (drop cap) di awal postingan blog. Maksud saya di sini, huruf pertama di awal postingan ukurannya “BESAR”. Jadi selain jenis hurufnya huruf BESAR (Kapital), ukuran hurufnya juga “BESAR”. Wew!!

Daripada ambigu, lihat saja artikel ini. Huruf pertamanya ‘P’. BESAR kan? Nah itu dia, huruf besar di awal postingan lebih dikenal dengan istilah “Drop cap”.

Apa itu Drop cap?

Drop cap adalah sentuhan dekoratif berupa huruf kapital yang ukurannya besar dan mecolok, yang digunakan sebagai huruf awal paragraf pertama dari sebuah postingan artikel.

Fungsi drop cap adalah untuk mempercantik tampilan artikel yang kita tulis, sehingga akan memberikan kesan ekslusif dan menarik perhatian pembaca.

Biasanya drop cap ini sering kita temukan di media daring virtual. Selain itu drop cap juga sering digunakan di media cetak seperti koran, majalah, buku dan novel. Yang jelas drop cap ini nggak ada di aplikasi “foto editor” , apalagi “Tik Tok” 😄

Platform blog sendiri, tidak menyediakan fitur seperti drop cap. Kita harus menambahkan sedikit kode script CSS di dalam template blog-nya.

Kalau sobat tertarik mau mencobanya, baca dan simak artikel ini dengan benar yah! Cara ini bisa dicoba untuk menambah kreasi di blog sebagai daya tarik visual agar tidak membosankan gitu.

So, sudah jago main kode–kodean? Sekarang mari kita oprek-oprek template blog-nya.

OK then, let's get started.. :)

Bagaimana cara membuat huruf besar (drop cap) di awal postingan Blog??

Cara membuat huruf besar (drop cap) di awal postingan Blog sangatlah mudah. Silahkan ikuti dua langkah yang ada di bawah ini.

Langkah Pertama :

Meletakkan kode script CSS di dalam mode edit HTML pada template blog.
Caranya :
1. Masuk ke Dashboard
2. Pada menu sisi kiri, Pilih "Template"
3. Klik "Edit Template"
4. Cari kode ]]></b:skin> (Gunakan CTRL+F untuk memudahkan pencarian kode tersebut)
5. Copy kode script di bawah ini, dan Paste -kan tepat di atas kode ]]></b:skin> tadi.


Jika sobat ingin mengedit, berikut ini adalah keterangan dari kode script di atas :
  • float : posisi drop cap di dalam kalimat
  • font-family : jenis font yang akan digunakan, sobat cukup memasukan nama fontnya.
  • font-size : ukuran font dropcap (jangan hapus "px")
  • line-height : ketinggian garis font. bisa dikatakan tinggi font (jangan hapus "px")
  • margin : 5px 5px 0px 0px; - Posisi font. diawali jarak dari atas, lalu kanan, terus bawah dan kiri.
  • text-shadow : 2px 2px 2px red ; Bayangan 2 pixel ke kanan, 2 pixel ke bawah, blur 2 pixel dan warnanya merah.
6. Silahkan “SAVE” template blog. Sampai di sini kita sudah selesai langkah pertama.
 
Langkah Kedua :

Ini penting! Untuk menerapkan drop cap itu sendiri pada postingan atau artikel di dalam mode Edit HTML. Kita harus meletakkan kode ini diantara huruf pertama dalam artikel atau postingan. Formatnya :

 <span class="ricosihaloho"> Huruf awal </span> 

Caranya :
1. Buat Posting/New Entry
2. Tulis konten seperti biasa sampai selesai
3. Ganti mode penulisan dari “Compose” menjadi “HTML”
4. Cari huruf awal paragraf pertama yang akan kita buat drop cap, dan gunakan formatnya.
 <span class="ricosihaloho"> Huruf awal </span>  
ganti menjadi seperti ini
  <span class="ricosihaloho"> C </span> 

Untuk lebih jelasnya sobat bisa melihat contoh di bawah ini :

<span class="ricosihaloho">C</span>ara mempercantik tampilan blog. Salah satunya dengan cara membuat huruf besar (drop cap) di postingan blog atau website.. dst.

Dalam contoh di atas, berarti huruf yang akan di - drop cap yaitu huruf ‘C’.

Maka, lihat hasilnya! *Jrenjenjreng..

Cara mempercantik tampilan blog. Salah satunya dengan cara membuat huruf besar (drop cap) di awal postingan blog/website. Sehingga artikel akan tampil lebih responsive dan lebik menarik perhatian pembaca.

Kira–kira seperti itu cara membuat huruf besar (drop cap) di postingan blog/website.

Gimana sob, sangat mudah bukan? Silahkan sobat berkreasi sendiri dengan proferti di tag CSS-nya. Selamat mencoba!

Sekian pembahasan tentang cara membuat huruf besar (drop cap) di postingan blog/website. Kalau ada yang kurang paham, silahkan sobat bertanya di kolom komentar di bawah ini. Terima kasih

See you on top.. :)

Nite & GBU more. Bye..!!
Minggu, 05 Juli 2020

Cara Membuat Galeri Foto Scroll di Blog/Website

Ngopi sadayana! 😎

Sebelumnya saya sudah posting “Cara Membuat Galeri Foto dengan Style Grid”. Sekarang saya akan berbagi bagaimana cara membuat galeri foto dengan fitur scroll di Blog/website. Tips–nya hampir sama, namun dengan tampilan yang berbeda.

Jadi ya! Menulis di blog itu tidak sebatas menulis, apalagi hanya copy paste. Kadang pemilik blog juga perlu berkreasi untuk optimasi pada website. Seperti halnya membuat galeri foto scroll di Blog.

Meskipun konten artikel kita biasa-biasa saja, namun jika kita sajikan dengan memperhatikan tampilan publikasinya. Misalnya dengan cara membuat galeri foto scroll di Blog. Setidaknya halaman postingan akan terlihat tertata rapi dan simple.

Anyway.. penataan foto atau gambar di artikel blog memang merupakan salah satu poin penting. Itu sudah pasti karena gambar dapat menjelaskan topik yang ada dalam artikel.

Namun seperti yang sudah dibahas di posting sebelumnya, jika kita meng–upload foto lewat fitur “insert image” bawaan theme platform blog. Maka penataan gambar tampak masih sangat sederhana, yang mana gambar akan tampil satu per satu tiap bidangnya. Gambarnya ikut–ikutan social distancing deng!

Terlebih lagi apabila gambar yang di–upload banyak. Nggak resep rasanya kalau melihat tampilan blog seperti itu, yang gambarnya “kaku” kyak tentara Kor-Ut. 😁

Selain merepotkan pengunjung, hal ini tentu saja membuat area postingan jadi banyak yang terbuang. Terdapat ruang kosong yang sebenarnya bisa kita optimalkan untuk informasi lainnya.

And you know that.. kasus seperti itu masih kerap saya temukan ketika sedang melakukan tour blog walking.

Tapi jika blog sobat termasuk seperti yang barusan saya nyinyirin, jangan langsung prustasi. Masih banyak jalan menuju Roma. Yepz! Masih ada tips bagaimana cara agar bisa upload foto dengan jumlah banyak sekaligus namun blog tetap terlihat unik dan ketjehh.

Masalah tersebut bisa diatasi dengan cara menggunakan kode script HTML fitur scrolling yang biasa dipakai untuk “Membuat Kotak Scroll di Blog”. Sehingga foto di dalam kotak bisa di–scroll vertikal dan horizontal (bisa diatur).

Contoh, di sini saya membuat galeri foto scroll vertikal dengan mengisi beberapa capture Destinasi Wisata Danau Toba”.

*Silahkan scroll gambar naik turun (Atas – Bawah)

Destinasi Wisata Danau Toba

cara-membuat-galeri-foto-scroll-di-blog

cara-membuat-galeri-foto-scroll-di-blog
Welcome to Lake Toba

cara-membuat-galeri-foto-scroll-di-blog
Parapat

cara-membuat-galeri-foto-scroll-di-blog
Danau Toba Cottage

cara-membuat-galeri-foto-scroll-di-blog
Simarjarunjung


cara-membuat-galeri-foto-scroll-di-blog
Simarjarunjung

cara-membuat-galeri-foto-scroll-di-blog
Geosite Sipinsur

cara-membuat-galeri-foto-scroll-di-blog
Pusuk Buhit

cara-membuat-galeri-foto-scroll-di-blog
Pusuk Buhit

cara-membuat-galeri-foto-scroll-di-blog
Paropo

cara-membuat-galeri-foto-scroll-di-blog
Paropo

cara-membuat-galeri-foto-scroll-di-blog
Paropo

cara-membuat-galeri-foto-scroll-di-blog
Paropo

cara-membuat-galeri-foto-scroll-di-blog
Paropo

cara-membuat-galeri-foto-scroll-di-blog
Siadtaratas - Dairi

cara-membuat-galeri-foto-scroll-di-blog
Siadtaratas - Dairi

cara-membuat-galeri-foto-scroll-di-blog
Bukit Holbung


cara-membuat-galeri-foto-scroll-di-blog
Menara Pandang Tele - Samosir
cara-membuat-galeri-foto-scroll-di-blog
Air Terjun Efrata

cara-membuat-galeri-foto-scroll-di-blog
Sungai Situmurun (Binanga LOM)

cara-membuat-galeri-foto-scroll-di-blog
Binanga LOM

cara-membuat-galeri-foto-scroll-di-blog
Air terjun Situmurun

cara-membuat-galeri-foto-scroll-di-blog
Bukit Gajah Bobok

Tutorial cara membuat galeri foto scroll di blog/website ini, recommended bagi sobat yang menjadikan situsnya sebagai tempat untuk membagi hasil karya gambar berupa kumpulan foto. Seperti foto dokumentasi acara seremonial, kuliner, fashion atau travelling.

Kumpulan foto tersebut dapat dijadikan untuk menarik perhatian pengunjung. Nilai-nilai estetika pada gambar tersebut tentu saja akan memberikan nilai lebih kepada pemilik blog.

Dengan cara membuat galeri foto scroll di Blog, kita bisa memilih dan menggabungkan beberapa gambar yang berhubungan di dalam satu tempat/kotak. Sehingga lebih menarik untuk dipandang.

Contoh lain, di sini saya membuat galeri foto scroll horizontal dengan mengisi beberapa gambar “Masakan Favorit Khas Batak Toba

*Silahkan scroll gambar ke samping (Kiri – Kanan)


 

Keunikan membuat galeri foto scroll di Blog yaitu artikel akan lebih simple dan berisi (tidak boros area postingan), tidak membosankan, tentu saja Blog akan tampil beda.

Kita juga bisa lebih leluasa menulis konten tanpa terganggu dengan foto-foto di artikel blog, maka akan membuat para pengunjung blog kita ikut lebih meresapi dan bisa mem-visualisasikan perjalanan saat travelling dan suasana tempat yang kita kunjungi.

So, seandainya sobat kurang tertarik dengan galeri foto dengan style grid. Mungkin sobat bisa mencoba cara membuat galeri foto scroll di Blog/website.

OK then, let's get started.. :)

Bagaimana cara membuat galeri foto dengan fitur scroll di Blog/Website?

Berikut ini cara membuat galeri foto dengan fitur scroll di Blog. Silahkan ikuti step by step –nya :

1. Masuk ke Dashboard
2. Buat Posting/New Entry
3. Ganti mode penulisan dari “Compose” menjadi “HTML”
4. Copy script code di bawah ini, dan Paste -kan di laman kerja sobat (masih di mode HTML lho)

Script code –nya :
 
<div style="text-align: center;">
<a href="Link Anda" target="_blank">
<span style="font-size: x-small;"> My Galery </span></a>
</div>
<br /><div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on">
<div style="background-color: #1780dd; border: 5px solid gold; height: 150px; overflow: auto; padding: 10px; text-align: center; width: auto;"> Upload gambar anda di sini..! </div></div>

Keterangan script code di atas :
  • background-color : warna kotak galeri, silahkan diganti dengan warna kesukaan sobat (boleh pakai nama warna, kode warna/ hexadesimal, atau RGB / red-green-blue)
  • height : tinggi kotak galeri (bisa diatur)
  • width : lebar kotak galeri (bisa diatur), upayakan jangan melebihi lebar area konten
  • border : garis border kotak galeri (warna dan ketebalan bisa diatur). 
Dan kalau sudah di terapkan kode script –nya pada mode HTML, Selanjutnya...!

5. Kembali ganti mode penulisan dari “HTML” menjadi "Compose", maka dari kode script yang telah terpasang tadi, akan tampil kotak galeri foto scroll kurang lebih hasilnya seperti ini :


Upload gambar anda di sini..!

6. Edit tulisan “Upload gambar anda di sini..!”, ganti dengan meng-upload beberapa foto sobat yang mau dimasukan dalam kotak galeri (pastikan sobat meng–upload foto di dalam kotak).

Sampai disini selesai dalam pembuatan galery foto scrolling. Sebelum di publish, silahkan klik “Pratinjau”. Kalau hasilnya sudah sesuai dengan keinginan sobat. Silahkan dipublikasikan. DONE

Saya yakin caranya mudah dan pasti berhasil dalam membuat galeri foto dengan fitur scroll di blog/website. Selamat mencoba!

Demikian pembahasan mengenai cara membuat galeri foto dengan fitur scroll di Blog/Website. Semoga bermanfaat bagi sobat khususnya newbie. Terima kasih

See you on top.. :)

Nite & GBU more. Bye..!!
 
;