Perbedaan Sitemap XML dan HTML – Pada post kali ini saya akan membahas tentang perbedaan sitemap XML dan HTML pada Blog/Website.
Bagi seorang blogger, istilah “Sitemap” mungkin sudah akrab dan tidak asing lagi. Namun meskipun sudah mengerti sitemap, ternyata masih ada beberapa blogger yang tidak mengetahui perbedaan sitemap XML dan HTML pada blog/website.
Kronologinya : Saya pernah membaca sebuah argumen seorang blogger, sebut saja Ponijo. Si Ponijo ini nampaknya sudah khatam betul soal website. Tapi aneh! Menurut sang Ponijo, bahwa sitemap HTML itu nggak penting.
Tulisannya kurleb begindang :
“Mbah google kan butuhnya sitemap berekstensi XML, sedangkan membuat sitemap (daftar isi) di blog/website itu hasilnya berekstensi HTML. Kira-kira matching nggak, tuh?. Bagi saya sih sitemap kek gini nggak penting.. xixixi” , Tulis Ponijo.
Ahk jadi pengin saya sentil nih hidungnya si Ponijo.. 😁
Ini anggapan yang keliru ya. Saya punya pemahaman yang berseberangan dengan si Ponijo. Monmaap nih, dari argumennya bisa dipetakan kalau si Ponijo sepertinya belum mengerti perbedaan sitemap XML dan HTML pada blog/website.
Nah itu kejutan, menarik yekan untuk diobrolkan!
Jika ada yang masih bingung tentang perbedaan sitemap XML dan HTML seperti si Ponijo. Baca artikel ini sampai selesai ya. Sebab artikel ini akan membahas perbedaan sitemap XML dan HTML pada blog/website.
![]() |
Seperti yang sudah kita ketahui, bahwa Sitemap (Peta situs) ada dua kategori, yaitu sitemap XML dan sitemap HTML.
Omong-omong sudah tahu kan, dari kedua sitemap ini yang harus di submit ke google webmaster?? Yaps, betul sitemap XML. Tapi bukan berarti sitemap HTML nggak penting lho Ponijo!
Memang jika ditelusuri secara rinci dan mendetail, sitemap XML dan sitemap HTML sangat jelas memiliki perbedaan, namun kedua sitemap tersebut sama-sama memegang peranan penting di dalam sebuah website.
Bisa dikatakan sitemap HTML dan XML ibarat dua sisi mata uang, saling terintegrasi dan tak bisa dipisahkan.
Jadi gini lho Ponijo! 😁
Kalau berbicara tentang dunia website, selalu ada dua sisi yang berbeda. Perhatikan!
Sisi pertama adalah sisi yang ditampilkan secara visual, atau seperti yang terlihat saat kita membuka sebuah website. Dan di sinilah dibutuhkan fungsi sitemap HTML dengan Cara membuat sitemap otomatis di blog/website.
Sedangkan sisi kedua adalah sisi yang berada di balik seluruh konten website yang tidak bisa dilihat oleh semua orang. Nah di sinilah dibutuhkan fungsi sitemap XML dengan Cara Submit Sitemap.xml ke Google Webmaster
.
Sampai di sini sudah paham kan, Ponijo? Jika belum paham, ulangi baca dari atas. Bagi yang sudah paham mari kita lanjutkan karena kita belum masuk ke inti pembahasan.. hehh.
Apa perbedaan SiteMap XML dan HTML?
Sebelum melihat perbedaan sitemap XML dan sitemap HTML, sebaiknya kita pahami dulu dasar-nya (basic).
Perbedaan XML dan HTML adalah :
| 📍XML | 📍HTML |
| XML singkatan Extensible Markup Language | HTML singkatan Hypertext Markup Language |
| XML menyediakan sebuah kerangka kerja (framework) untuk menentukan bahasa markup | HTML merupakan bahasa markup standar |
| XML merupakan tipe bahasa Case Sensitive atau peka terhadap besar dan kecil | HTML merupakan tipe bahasa Case insensitive atau tidak peka terhadap besar dan kecil kalimat |
| Informasi terstruktur | Informasi tidak terstruktur |
| XML spasi bisa dipertahankan | HTML tidak dapat mempertahankan spasi |
| XML harus menggunakan tag penutup | HTML tag penutup bisa diberikan atau tidak (optional) |
| Pada XML urutan (Nesting) harus dilakukan dengan benar | Pada HTML urutan (Nesting) tidak terlalu diperhitungkan |
| XML tidak boleh ada error | HTML Error kecil dapat diabaikan |
| XML untuk transfer data (informasi) | HTML menyajian data (informasi) |
Setelah kita mengetahui perbedaan XML dan HTML, selanjutnya mari kita lihat perbedaan sitemap XML dan sitemap HTML pada blog/website.
Berikut perbedaan sitemap XML dan HTML pada blog/website. Silakan lihat tabel di bawah ini :
| Sitemap XML | Sitemap HTML |
| 📍Definisi Secara Umum | |
Sitemap XML adalah daftar isi blog yang digunakan oleh search engine atau mesin pencari seperti Google, Bing, Yandek, dll. | Sitemap HTML adalah daftar isi yang berfungsi menampilkan semua judul artikel pada blog yang nantinya dapat dilihat oleh pengunjung. |
| 📍Ekstensi File | |
Sitemap XML berekstensi file.xml | Sitemap HTML berekstensi file.html |
| 📍Kegunaan | |
Sitemap XML dibuat untuk Search Engine *** Sitemap XML biasanya berisi metadata sepeti kapan terakhir kali URL di-update, seberapa cepat perubahan berlangsung, alamat URL, sekumpulan link menuju halaman suatu website dsb. | Sitemap HTML dibuat untuk Website Users *** Sitemap HTML berisi link yang menuju ke halaman utama sebuah website seperti Contact Us atau Shoping Cart. |
| 📍Fungsi | |
Sitemap XML berfungsi untuk mempercepat proses indexing. | Sitemap HTML berfungsi untuk mempermudah user membuka website. |
| 📍Fokus | |
Sitemap XML fokus untuk optimasi di luar tampilan website, seperti SEO (Search Engine Optimization) dan crawling. | Sitemap HTML fokus untuk optimasi tampilan visual website. |
| 📍Support | |
Sitemap XML disupport oleh konten. | Sitemap HTML disupport oleh format. |
| 📍Mekanisme | |
Sitemap XML bekerja di balik layar | Sitemap HTML tampil di layar. |
Dari tabel di atas, sebetulnya sudah cukup jelas perbedaan Sitemap XML dan HTML pada blog/website.
Jadi bisa ditarik kesimpulan bahwa Sitemap XML dibuat untuk mesin pencari (Search Engine) seperti Google. Sedangkan Sitemap HTML dibuat untuk pengunjung website.
Itulah perbedaan sitemap XML dan HTML yang “wajib” ada pada sebuah blog/website.
Dan agar saya juga tidak dianggap sok tahu, sama si Ponijo *haha*. Berikut ini saya lampirkan sebuah pernyataan dari Matt Cutts yang merupakan Kepala dari Tim Google Webspam.
Ketika ditanya mana yang lebih penting antara Sitemap XML dan HTML?
Matt Cutts menjawab “Sitemap HTML”. Sitemap HTML membantu pengunjung website (pembaca) dan Search Engine untuk menelusuri sebuah website. Sitemap HTML adalah hal yang sangat berguna dan penting untuk memilikinya.
Jadi kalau masih ada blogger yang bilang sitemap HTML itu nggak penting, kemungkin dia nggak mengerti perbedaan sitemap XML dan HTML.
Perlu diketahui sebetulnya tujuan utama Sitemap XML bukanlah untuk mengoptimasi SEO, melainkan mempermudah penjelajahan di sebuah website.
Namun karena hal tersebut mempengaruhi SEO, maka keberadaan Sitemap XML memiliki pengaruh yang besar pada optimasi SEO website.
Intinya adalah sitemap XML dan HTML memang jelas berbeda, tapi posisinya sama-sama penting. Dalam sebuah website sudah pasti harus ada sitemap HTML dan XML dengan tujuan SEO (Eh SEO lagi, malas ahk ngomongin SEO.. haha).
Terlepas dari semua itu, menurut saya sih hal pertama dan paling utama dalam blog/website adalah konten. 😊
Namun sebagai usaha daya upaya ikhtiarnya atau apapun itu namanya.. hehe, kita sebagai pemilik blog/website perlu memahami perbedaan sitemap XML dan HTML.
Semoga artikel ini bisa bermanfaat, sekaligus menambah wawasan bagi sobat khususnya yang belum tahu.
Oh, jangan sungkan ya untuk memberikan komentar, kritik, uneg-uneg dan masukan. Dengan senang hati akan saya tampung sebagai bahan pelajaran untuk lebih baik. Terima kasih
Good luck, sobat!
Nite & GBU more. Bye..!!









- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact