Rabu, 27 Januari 2021

Pulau Samosir Negeri Indah Kepingan Surga

To the poin..

Negeri Indah Kepingan Surga adalah sebutan lain untuk Pulau samosir. Pulau Samosir adalah sebuah pulau yang berada di tengah-tengah Danau Toba, Sumatera Utara.

Us you know, Danau toba menyajikan keindahan alam yang menakjubkan, terutama keindahan alam pulau Samosir yang lokasinya tepat berada di tengah-tengah danau.

Pulau-samosir-negeri-indah-kepingan-surga

Jadi gini, jika Danau Toba adalah kaldera hasil letusan gunung berapi, maka Pulau Samosir adalah pulau vulkanik di tengah kaldera.

Danau Toba dan Pulau Samosir adalah sebuah paket yang tidak bisa terpisahkan. Ibarat dua sisi mata uang, keduanya saling terintegrasi dan saling melengkapi.

Tanpa Pulau Samosir, Danau Toba akan terlihat flat dan kurang menarik untuk dipandang. Sebaliknya tanpa Danau Toba, Pulau Samosir juga tidak ada apa-apanya. Bisa dikatakan pulau samosir menjadi semacam “daya tarik” dari Destinasi Wisata Danau Toba .

pulau-samosir-negeri-indah-kepingan-surga-

Umumnya wisatawan yang melancong ke Pulau Samosir melakukan berbagai kegiatan menyenangkan. Seperti : pendakian gunung, berkemah, mengarungi wisata alam Danau Toba dengan menggunakan kapal.

Olahraga air menjadi hiburan terbaik disana, seperti : waterbikes, jetsking, banana boat, kano, atau berenang dan memancing, ect. Tak hanya itu, disana juga tersedia penyewaan sepeda, sepeda motor dan banyak juga toko-toko souvenir.

Selanjutnya membahas tentang pernyataan yang mengatakan Pulau Samosir adalah Negeri Indah Kepingan Surga. Nampaknya, tidak terlalu berlebihan sebagai sebutan lain Pulau Samosir.

pulau-samosir-negeri-indah-kepingan-surga-

Jika ada yang bertanya, kenapa Pulau Samosir disebut Negeri Indah Kepingan Surga??

Perjalanan tour keliling Pulau Samosir minggu lalu, saya rasa sudah cukup membantu menjawab pertanyaan tersebut.

Namun opini saya tentang samosir Negeri Indah Kepingan Surga tidak sampai disitu. Yuk simak, sedikit spekulasi bulsit saiahh..

INDAH. Apa yang terbesit dibenak dongans? Indah itu merupakan suatu kondisi yang sangat memanjakan mata dan terasa sangat tertarik untuk tetap berada di tempat itu selama mungkin.

Yaps, itu memang benar adanya, mungkin bagi dongans yang sudah pernah kesana akan berpendapat yang sama. Bahkan mungkin dongans yang baru pertama berkunjung ke Pulau Samosir pasti langsung bilang “wow!!” atau bahkan double “wow woww!!”. Stop it you.. 😄

pulau-samosir-negeri-indah-kepingan-surga-

Paras eloknya yang menarik untuk dipandang, dan panoramanya yang luar biasa. Keajaiban alam pulau Samosir sungguh menyuguhkan pesona pegunungan hijau memanjakan mata.

Kita bisa menyaksikan matahari terbit dan matahari terbenam yang spektakuler, udara yang menyejukkan hati, hamparan air jernih yang menyegarkan pikiran, serta keajaiban lain yang hanya bisa ditemukan saat kaki kita tiba di pulau Samosir. Dan saya setuju bahwa pulau samosir merupakan negeri indah.

KEPINGAN SURGA. Selanjutnya bicara soal kepingan surga. Ehm.. monmaap nih saya belum pernah ke surga. Namun, saya akan mencoba mengulas dengan menggunakan nalar sebagai manusia.

Kata “kepingan surga” mungkin yang dimaksud suatu keadaan yang sungguh aman, tidak ada konflik, bebas dari gangguan dan hal negatif lainnya, serta sangat erat hubungannya dengan tempat yang begitu indah yang didambakan oleh segenap insan manusia. 

Saya punya firasat bahwa jika plesiran ke Pulau Samosir, dongans bakalan betah untuk tinggal lebih lama. Kondisinya yang nyaman untuk dihuni, dan suasananya yang tenang teramat sangat damai. 

Berbanding terbalik dengan atmosfir di perkotaan. Pulau Samosir udaranya sejuk dan segar, membuat perasaan semakin nyaman karena tentu saja manusia pada umumnya membutuhkan udara yang segar dan sejuk. Dan yang jelas bebas polusi dan kebisingan. 

Pulau Samosir merupakan kepingan surga? Saya sih setuju, tapi nggak pake banget (heheh..). Saya lebih setuju kalo ada pernyataan yang mengatakan bahwa samosir adalah negeri indah kepingan surga yang perlu didandani atau direkonstruksi.

Kok bisa??? Saya memiliki alasan khusus yang menurut saya pribadi perlu di cermati secara serius.

Jadi sepanjang perjalanan tour keliling Pulau Samosir beberapa hari lalu saya mengamati, memang banyak pemandangan yang luar biasa dan didukung oleh akomodasi yang memadai. Makanannya juga lejat dan enak. 

Namun yang menjadi salah satu alasan saya belum cukup yakin atas pernyataan yang mengatakan bahwa pulau samosir adalah kepingan surga, yaitu : 

Jalanan umum yang sempit dan minimnya penggunaan marka jalan, atau bahkan kurangnya penerangan saat malam hari. Seperti halnya kami saat pulang dari Pangururan itu, hadeuhh gelap gulita (sahira parbeguan.. haha). 

Belum lagi ada beberapa titik jalanan yang rusak/rawan longsor. Hal ini tentu menyebabkan kondisi yang kurang nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan yang melaluinya. 

Padahal jalanan umum sebagai akses untuk menghubungkan satu tempat dengan tempat lainnya, merupakan salah satu sarana yang sangat penting. Karena hal ini menurut saya adalah inti untuk memberikan kemudahan memperlihatkan keindahan bumi Samosir. 

Bagaimana Pulau Samosir menjadi negeri indah kepingan surga kalo saja jalanan untuk melihat negeri samosir yang indah itu masih sempit.

Masa sekelas kepingan surga jalannya sempit.. hhihi. Dan ini adalah kepingan surga menurut saya masih dalam kondisi yang perlu didandani atau direkonstruksi. 

Dalam bahasa batak toba, ada peribahasa (umpasa) yang menyatakan “Marsipature Hutana be” dalam artian bahasa indonesia yaitu mari kita mengembangkan daerah kita masing-masing. 

So, dalam mengembangkan daerah saya, saya mencoba memberikan saran dan kritikan mengenai potensi dan hal yang perlu dicermati oleh pihak yang terkait untuk mengwujudkan bahwa Samosir adalah Negeri Indah Kepingan Surga. 

Sudah seharusnya diadakan pelebaran jalan, dan menggunakan marka jalan tipe scotchlight (marka jalan yang mampu berpendar kala terkena sinar), serta menambah penerangan. 

Dengan demikian, pasti semakin banyak wisatawan yang datang ke samosir karena akses yang mereka lewati nyaman dan membuat mereka ingin melihat lebih lagi surga yang tersembunyi di Pulau Samosir. 

Selanjutnya ini sebenarnya masalah klasik terkait kebersihan air danau toba. Dulu yah dulu, saking jernihnya air danau toba ini bisa langsung diminum. Sekarang coba aja sendiri.. 

Sebenarnya, kalau kita telaah lagi, dampak negatif terhadap ekosistem danau ini terjadi akibat berbagai aktivitas masyarakat sekitar.

Mulai dari MCK, pertanian, perikanan, pariwisata, perhubungan, ataupun kegiatan-kegiatan bisnis, sehingga Danau Toba mengalami perubahan-perubahan ekologis yang membuat kondisinya jauh berbeda dari kondisi alami semula. 

Maksud saya di sini, diharapkan peran serta masyarakat sekitar untuk menjaga kebersihan. Jangan membuang sampah (limbah) sembarangan ke Danau Toba. 

Dan masih banyak sebenarnya menurut saya yang perlu direkonstruksi untuk sebutan yang menyeret kata “surga”.

THINK AGAIN! Kalo dongans ingin menjawab, mungkin lebih baik jawab dalam hati masing-masing. Mauliate/Terima kasih.

I love Samosir Island.. good luck!

Nite & GBU more. Bye..!!! 😎

0 komentar:

Posting Komentar

1. Relevan (Tidak Out of Topic).
2. Sopan, jangan meninggalkan komentar SPAM di blog saya.
3. Jangan menggunakan bahasa kasar atau SARA.
4. Berilah masukan yang membangun kecerdasan berpikir.
Terima kasih atas perhatiannya!

 
;