Minggu, 06 September 2020

Transfer Gagal Tapi Saldo Terpotong

Seperti biasa postingan yang saya buat itu biasanya berlatarbelakang dari pengalaman pribadi.

Pernah nggak sobat mengalami transfer uang lewat ATM gagal, tapi saldo terpotong? Saya baru saja mengalami hal ini.

Suatu kejadian yang sangat NGEHE, membuat saya panik dan resah. Ketika melakukan transfer uang lewat ATM gagal, tapi saldo terpotong sesuai nominal yang ditransfer.

transaksi-gagal-tapi-saldo-terpotong

Kronologinya :

Hari Jumat, 28/08/2020 (13.30 WIB) motor kuluncurkan menuju ke ATM BCA terdekat. Suatu aktivitas yang sebenarnya sudah menjadi rutinitas di akhir bulan (dompet kurus kering plus bayar tagihan).

Setelah parkir, saya lihat di depan ATM BCA antrian panjang. Saya memutuskan untuk transfer lewat mesin ATM BRI jaringan prima yang kebetulan berada di sebelah gedung bank BCA.

Jadi daripada saya harus keluar bayar parkir lagi, sekalian saja lompat pager (nggak usah dibayangin juga).  ^ _ ^

Sampai deh di ATM BRI (4 unit), dan nggak pake lama kartu ATM BCA saya tancapkan. Saya langsung check saldo, hmm.. cukuplah pikirku!

Transaksi pertama dan kedua tidak ada masalah. Transaksi ketiga saya mau transfer dari BCA ke rekening BRI milik saya (tagihan via BRI), maklom banyak beban hidupnya. ^ _ ^

Saya pilih menu transfer, saya ngisi kode bank, no rekening tujuan, nominalnya dan muncul nama saya sebagai penerima. Merasa yakin dan saya klik “OK”saja. Dan keterangan di layar ATM “Transaksi sedang diproses”.

Namun saat itu yang membuat saya heran adalah proses loading berjalan lama sekali. Biasanya kalau mesin ATM normal kan ada bunyi reketek–reketek gitu. Nah ini nggak responsif dah.

Saya pikir mungkin sedang terjadi gangguan koneksi. Karena khawatir kartu ATM ketelan, akhirnya transaksi saya “cancel”. Kartu ATM langsung keluar, dan muncul tulisan di layar ATM “Transaksi Tidak Dapat Diproses”.

Akan tetapi, saat saya melakukan pengecekan saldo di unit ATM sebelahnya, ternyata saldo terpotong sesuai nominal yang ditransfer tadi.

Dalam hati saya masih berprasangka baik, karena kedua rekening tersebut milik saya. Jikalau transfernya gagal ataupun sukses  (pending) artinya uang masih tetap akan masuk ke akun saya.

Tetapi saya tunggu sampai dua jam kemudian belum juga sampai. Alhasil saya pun panik. Bingung, kaget, resah dan gelisah bercampur aduk menjadi satu. Transaksi gagal tapi saldo terpotong. Kok bisa ye???

Pikiran saya berubah menjadi penuh dengan prasangka buruk. Bagaimana jikalau uang saya tidak kembali. Mungkinkah ini salah satu bentuk scamming, penipuan atau yang lain? FYI, nominal transfer “cuma” RP.2500000 sii.

Tak mau berlama-lama dalam kepanikan, saya pun menghubungi Call Center Halo BCA di nomor “1500888”. Namun selalu dalam antrian telepon alias queueing. Susah banget tersambung dengan Call Officer – nya.

Hingga akhirnya tersambung dengan operator yang mengaku bernama Gadis (gadis bukan perawan kali ah). Saya menceritakan kronologi kejadian “transfer gagal tapi saldo terpotong” tersebut.

Saat si Gadis itu mulai bikin laporan, belum juga ada konklusi yang saya dapat. Eh tiba–tiba telepon terputus, pulsa habis. - _ -

Saya telpon lagi Call Center Halo BCA masih di nomor “1500888”. Lagi -lagi susah nyambung. Berulangkali  saya telepon tapi muter–muter terus, tekan 1, 2, 3.. dst. Entah sampai berapa digit yang sudah saya tekan.

Syukur bisa nyambung, kirain dengan si Gadis yang tadi itu. Tapi ternyata tidak. Kali ini dengan perempuan yang berbeda (lupa namanya).

Wuahh saya kudu cerita lagi dong case-nya dari awal. Hmm, mudah–mudahan perempuan yang ini nggak putus lagi pikirku *hehe*. Kan bisa makin NGEHE, kalau cerita terus tanpa nemu solusi.

Saya ditanya kronologi kejadian, waktu transaksi, data rekeningnya, nomor rekening dan nama pemilik, nama ibu kandung, rekening tujuan, nominalnya, nomor mesin ATM, dll.

Pokoknya semua pertanyaannya saya jawab dengan penuh percaya diri. Untungnya dia nggak sampai nanya ukuran BH personil “Duo Semangka”. Kalau itu sii djujur saja nggak tau.. Ehe

Saat membuat laporan itu, memang Mbaknya agak lama ngurusnya. Sampe dia berkali-kali bilang, “Masih saya bantu cek ya, Pak!” sambil taktiktuk suara keyboard.  Saya jawab “Iya” lalu diam, krik.. krik.

Sepertinya prosedurnya seperti itu tiap nggak ada kalimat yang meluncur dari dia ataupun saya, dan emang lagi diutak-atik bakalan dijawab gitu.

Kadang saya disuruh tunggu dengan nada dering musik klasik ala BCA. “Mohon ditunggu sebentar ya, Pak”. Saya jawab Iya, iya dan iya.. udah lebih dari 10 menitan. Takut terputus lagi aja ini.

Setelah bersabar menunggu, saya pun dikasih nomor laporan pengaduan 208X0XXXXX. Dengan catatan, laporan diproses 7 hari kerja dan maksimal pada tanggal 08/09/2020 (deadline).

Besoknya saya pun berinisiatif untuk mencoba check saldo. Hasil NIHIL, belum juga di - refund dari pihak BCA (Oalahh sabtu–minggu bank libur kali Pak).

Kembali saya coba lagi push lewat E-mail, dan WhatsApp BCA.

transfer-gagal-tapi-saldo-terpotong

Senin, 31/08/2020 saya merapat ke KCP bank BCA terdekat. Tiba di depan CS, saya kasih saja nomor laporan pengaduan dari Call Center Halo BCA.

“Oh ini tinggal tunggu saja Pak”, katanya.

Saya tanya penjelasan soal case tersebut kenapa bisa terjadi, ternyata bagian CS tidak paham hal itu. Mereka hanya bisa lihat data transaksi saja.

Daripada CS nya gabut. Yaudah sekalian saja saya daftar mobile banking BCA. :)

Sorenya saya coba cek saldo, sudah masuk dana refund–nya dari BCA. Padahal baru juga pagi tadi laporan.

Besoknya saya ditelpon sama Call Center BCA bahwa dana sudah dikembalikan. Syukurlah, masalahnya sudah selesai.

Dari pengalaman saya ini. Ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan, jika sobat punya masalah yang sama  “transaksi gagal tapi saldo terpotong”. Atau selain itu, masih banyak jenis-jenis transaksi gagal yang lain.

Pertama - Jangan panik dan tenangkan jiwa. Coba tarik napas yang panjang dari hidung, tapi jangan lupa dikeluarin lagi yah! Oh iya, jangan pula nekat menghembuskannya ke muka orang lain di sebelah. Bisa - bisa baku hantam.. 😁

Proses pengembalian uang (refund) untuk transaksi gagal tapi saldo terpotong, sesuai penjelasan operator itu, memakan waktu maksimal 7 hari kerja.

Kedua - Sebaiknya datang saja langsung ke Bank yang bersangkutan, agar mudah menjelaskan kejadian kepada pihak Bank. Jangan sungkan-sungkan untuk menghubungi Call Center Bank (pastikan pulsa cukup) atau Email, WhatsApp, etc.

transfer-gagal-tapi-saldo-terpotong

Catat nomor laporan pengaduan yang diberikan Call Center Bank. Selanjutnya kita hanya perlu menyebutkan nomor pengaduan tersebut, tidak perlu menjelaskan lagi kronologi kejadian dari awal. *wasting time :)

Ketiga - Jika mau transfer lewat ATM, usahakan menggunakan ATM Bank yang bersangkutan. Misalnya kartu ATM BCA, maka sebaiknya menggunakan mesin ATM BCA saja. Jadi ketika terjadi system error, maka pihak Bank akan mudah untuk melakukan tracing.

Keempat - Ketika mesin ATM kurang responsif, infonya transaksi tetap diproses. Jadi tidak perlu menekan berbagai tombol hingga berulang-ulang kali, atau bahkan menekan "cancel". Tunggu saja hingga ada keterangan transaksi gagal atau berhasil.

Udah itu aja sii..

Jadi, gimana? Apa kalian pernah mengalami kejadian NGEHE seperti yang barusan saya alami “transfer gagal tapi saldo terpotong? Share yah di kolom komentar di bawah ini.

Semoga artikel ini membantu teman yang sedang mengalami hal yang sama. Terima kasih!

See you on top..

Nite & GBU more. Bye..!!!

0 komentar:

Posting Komentar

1. Relevan (Tidak Out of Topic).
2. Sopan, jangan meninggalkan komentar SPAM di blog saya.
3. Jangan menggunakan bahasa kasar atau SARA.
4. Berilah masukan yang membangun kecerdasan berpikir.
Terima kasih atas perhatiannya!

 
;