Kamis, 10 Oktober 2019

Mengenal Kopi Starbucks® Sumatra

Mengenal Kopi Starbucks Sumatra - Saya mau cerita, tapi kalo lo mau cerita sukses semata. Jujur ini cerita bukan buat lo!

Cerita ini agak lucu bin ngehe. Saya pernah menyaksikan dialog antara si P (pembeli) dengan si B (Barista)

P : Kopi arabika mbak..!
B : Oh, Americano! Sizenya apa kak?
P : Bukan! Arabika mbak.. Arabika! (Nada naik 2 oktaf)
B : Iya kak, kopi hitam.. bla.. bla.. *Barista belum selesai ngomong, si P pergi tanpa pamit.

And than..! Walau dengan kecepatan siput, akhirnya si P datang juga.. hahh.
P : Kopi hitam deh mbak.. *Oke deal*

Padahal kedua sebutan itu tujuannya sama yaitu kopi hitam. Mungkin si P ini anti banget kali yak sama produk Amerika, makanya dia kekeh pengin produk ARABia.

Kalo di Starbucks kopi hitam itu panggilan sayangnya “Americano” yes. Dan jenis kopi yang dipasarkan di Starbucks 100% Arabika. Kalo nggak percaya lihat saja pada kemasan kopinya.

Baik, kalo berbicara tentang dunia kopi, maka ruang lingkupnya akan luas sekali. Karena banyak negara di dunia ini produsen kopi.

Sehingga jika kita hanya mengenal kopi “Arabika atau Robusta” saja, tentunya tidak akan relevan lagi di jaman now yang serba spesifik ini. Allow Ferguso!!

Coba deh sesekali main ke Starbucks, lihat rak kopi mereka. Meskipun Starbucks merupakan merk dagang Amerika, namun kopi yang diolahnya berasal dari berbagai negara.

Gerai kopi tersohor ini menjual beragam jenis kopi kemasan yang berisi biji kopi (whole bean) yang berasal dari berbagai negara mulai dari Ethiopia, Kenya, Columbia, hingga Sumatra.

Kopi-Starbucks-Sumatra
Merchandise :)

Nah, dari sekian banyak kopi berkualitas yang dijual di kedai Starbucks, saya tertarik untuk mengulas kopi Sumatra. Alesannya?

Hmm.. apa ye!! Ya, karena kopi tersebut berasal dari daerah kelahiran saya, yang dikenal sebagai pulau Andalas itu. #APALOE? 😁

Yass! Starbucks mengklaim bahwa kopi Sumatra menjadi jenis kopi paling favorit dan digemari oleh pelanggannya. Nggak cuma lezat dan nikmat, kopi Sumatra mengharumkan nama Indonesia juga lho.

Gak tanggung-tanggung kopi Sumatra masuk urutan keempat besar sebagai kopi terfavorit di seluruh Dunia. Ketje berat kgak tuh?? Tentu saja saya bangga.. :)

Sebelum saya mengaum lebih keras sampai ke Danau Toba sono. Saya asumsikan temans penikmat kopi sudah paham “Istilah & Informasi pada kemasan kopi Sbux”. (Bagi yang belon paham, silahkan diklik dan dibaca)

Yuk kita ulas atribut apa saja yang mendeskripsikan kopi Starbucks® Sumatra!

Kopi-starbucks-sumatra
Tampak depan :)
Kopi-starbucks-sumatra
Tampak samping :)

Coba lihat kemasan kopi Starbucks® Sumatra di atas. Apa yang terkesan?
“Harimau!!!”. Yaps, betul! Logonya Harimau men!

Awalnya saya bingung dengan logo tersebut. Timbul tanya dalam benak saya, "Apa korelasi antara Kopi sama Harimau?".

Saya berpikir keras, saking kerasnya sampai otak saya meleleh dan cairannya keluar dari kuping. *Antara otak yang meleleh sama congek beda tipis! 😆

Pelis! Jangan ngetawain hipotesa saya ini. Saya ini kan cuman amatiran. Saya berpikir kalo kopi Sumatra itu, ya kotoran Harimau yang dipungutin sama orang Sumatera. *Jaka sembung bawa golok*.

Tapi, saya pikir ulang! Sepertinya si Raja hutan itu lebih memilih memakan Luwak atau kemungkinan terburuk, Harimau lebih memilih memakan manusia/ petani daripada kopi. Harimau yang aneh.. pikir saya saat itu.

Kopi-starbucks-sumatra
Class perkopian :D

“Harimau Sumatra bisa saja punah, namun iconic pulau Sumatra memang sudah mendunia. Sehingga Harimau sebagai iconic daerah Sumatra dijadikan sebagai logo kopi Sumatra untuk mencirikannya”, kata si moderator saat ada presentasi. *86 Bossku! Inpoh dicopy manis.

Sekarang udah tahu kan alesan pemilihan logo kopi Sumatra. Inget-inget yak! :)

Next! Lihat label di samping kemasan.

Kopi Sumatra termasuk “Single Origin”. What??
Ini pertanyaan saya di posting “sebelumnya” : Apakah ada aturan seberapa luas atau seberapa sempit daerah tersebut? Apakah satu provinsi atau satu pulau (satu daerah), bahkan satu negara bisa disebut Single Origin?

Pulau Sumatera kan luas men!! Bisa jadi kopinya berasal dari Lampung, Jambi, Sidikalang, Berastagi, Samosir Island, Lintong, dll.

Kalo faktanya campuran dari beberapa daerah, berarti saya sebagai orang Sumatera bisa dong menyebut kopi Sumatra ini termasuk kopi “Blend”. Bener nggak senior??

Apalagi jika kopi Sumatra mengatasnamakan negara +62, mungkin orang luar negri akan menyebutnya Single Origin Indonesia.. wuahh ruang lingkupnya makin luas men!! :D

Saking keponya, usut punya usut ternyata bener. Kopi Starbucks® Sumatra itu kopi Blend dari empat daerah yaitu : Samosir Island (Toba), Simalungun, Kabanjahe dan Siborong-borong.

But, sorry to say nih.. bagi yang bukan orang Sumatera kalian harus tetap menyebutnya "Single Origin" aje yak! Nggak usah banyak protes. :D

Next, lihat tasting notes kopi Starbucks® SUMATRA, tulisannya begindang :
Earty & Herbal
Full-bodied with a smooth mouthfeel and lingering herbal flavors. Amazing with savory foods.
*Are you fucking understand?? Okey! Don’t panic! :D

Hal ini merujuk pada pembagian wilayah "The Coffee Belt" . Setiap region pasti memiliki perbedaan rasa yang disebabkan perbedaan iklim, tanah, cuaca, kelembaban, yang memengaruhi biji kopi di negara-negara tersebut. Lebih jelasnya, Silahkan baca “Definisi tasting notes”.

Nah, Kopi Starbucks® SUMATRA (Indonesia) termasuk wilayah dari Asia Pasifik. Tasting notes- nya : Earty & Herbal.

Kopi-starbucks-sumatra
Ilustrasi tasting notes

Earty : Kopi Starbucks® SUMATRA aromanya earty (tanah) maksudnya kental dengan aroma seperti bau tanah yang baru tersiram air hujan. Hal ini tak lepas dari letak geografis Indonesia yang beriklim tropis dengan curah hujan yang tinggi.

Herbal : Kopi Starbucks® SUMATRA juga kalau diseruput, akan terasa cita rasa dan aroma kopinya herbal (jamu). Ketika kita meminum kopi tersebut, kita seperti merasakan sedang menikmati jenis herbal tertentu atau rempah-rempah. Seperti : cengkeh, jahe, kayu manis, dsb.

Next! Lihat level roasting.

Kopi Starbucks® Sumatra termasuk “Dark roast”. Yaps, jadi setelah berulang kali icip-icip saat ikutan manual brew kopi Sumatra ini. Maka, rasanya memang full body, setrong, tingkat accidity rendah, dan memiliki aromatik yang khas.

Kabar baiknya bagi teman yang sudah kepincut sama cita rasa kopi Sumatra. Per bulan Agustus 2019 yang lalu, Starbucks meluncurkan produk teranyar mereka yaitu kopi Starbucks® Sumatra dengan level rosting “Medium roast”.

Kopi-sumatra-medium-roast
Sumatra medium roast

Hmm.. ini yang ditunggu-tunggu bagi penikmat kopi bukan? Ya, rasanya lebih soft aje dari dark roast.

Kepoin yuk! Apa sih keistimewaan kopi Sumatra, yang berasal dari tanah airku Indonesia (tanah kusewa, air kubeli.. hehe) sampai bisa mendunia? Bahkan membuat Penulis begitu excited.. :)

Dari hasil ulasan langsung dari narasumber terpercaya saat mengikuti coffee testing di Starbucks. Berikut beberapa fakta dari kopi Starbucks® Sumatra. Cekidot :
  1. Kopi Starbucks® Sumatra memiliki rasa yang kuat dan seimbang. Karakter rasanya yang setrong (lebih pahit) namun accidity rendah, berbeda dengan kopi-kopi lainnya.
  2. Kopi Starbucks® Sumatra memiliki konsistensi rasa yang baik. Tetap lezat meski dinikmati dalam kondisi dingin, berbeda dengan kopi-kopi lainnya. Hal ini tentunya dipengaruhi oleh faktor genetik dan tingginya kualitas kopi Sumatra ini.
  3. Kopi Starbucks® Sumatra mampu berpadu dengan bahan-bahan tambahan dan menyajikan rasa khas yang semakin nikmat.
  4. Kopi Starbucks® Sumatra juga cocok dicampur dengan bahan lain seperti krim, gula, dan susu tanpa mengubah karakter rasa dan aromanya.
  5. Kopi Starbucks® Sumatra diolah dengan teknik khusus, tindakan ini membuat rasa kopi yang memiliki warna hitam kehijauan itu lebih kuat dan full bodied.
Selain itu, faktor lain yang mempengaruhi kualitas kopi Sumatra. Sejak masih berbentuk tanaman, Kopi Sumatera memang dirawat dengan baik dan hati-hati.

Mulai dari pemilihan varietas tanaman, tempat pohon kopi tumbuh, kesehatan tanaman, cara petik, serangan hama penyakit, cara pengolahan, roasting (sangrai), hingga brewing (cara seduh) semua diawasi dengan baik.

Karena itulah tak heran jika rasa kopi menjadi lebih kaya dan kuat.

FYI, ternyata Starbucks pun memfasilitasi petani kopi di Sumatera. Berbagai pengetahuan dan pelatihan khusus terkait pengembangan kopi, yang dikenal dengan "Starbucks Farmer Support Centre (SFSC)" tepatnya di Brastagi, Sumatera Utara.

SFSC ini memiliki program "Art in a cup". Melalui program tersebut Starbucks berkomitmen untuk mendukung perkebunan kopi di Sumatera dengan menyumbangkan sebagian hasil penjualannya, yaitu menanam 1 pohon kopi dari setiap 10 gelas yang terjual dari minuman spesial tersebut (Art in a cup).

Selain itu, 10% penjualan dari kemasan biji kopi Sumatra juga akan disumbangkan untuk kesejahteraan warga di lingkungan perkebunan kopi di Sumatera.

Wuahh!! Kalo mau dipikir-pikir, kekayaan sumber daya alam negara +62 memang beragam ya gaes.

Jika dikembangkan dengan baik, tentu akan memberikan keuntungan bagi masyarakat dan negara kita. Seperti Kopi Starbucks® Sumatra yang kini menjadi kopi favorit di dunia.

Gimana tertarik mencobanya?? Oh men, lejatoss! :D

Bagi Anda yang berminat membeli kopi Starbucks® SUMATRA untuk dijadikan persediaan di rumah atau di kantor. Anda bisa mendapatkannya dalam bentuk biji kopi.

Silahkan minta Barista untuk mem-grind biji kopi hingga berbentuk bubuk sesuai dengan grind size yang anda mau, tergantung dengan cara apa kopimu diseduh.

Semoga tulisan ini bermanfaat bagi teman-teman pecinta kopi. Sampai disini dulu cuap-cuap kita malem ini. Terima kasih!

See you on top gaes! :)

Nite & GBU more. Bye..!!

4 komentar:

  1. ulasan yang luar biasa, kalimatnya eanak dibaca. robusta coffee brands
    coffee information

    BalasHapus
  2. Menurut lidah saya, rasa kopi dari biji kopi sidikalang dark roast bener bener mirip biji kopi starbucks Sumatra.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul Bg, karena Kopi Starbucks® Sumatra itu kan kopi Blend dari empat daerah yaitu : Toba (termasuk sidikalang, lintong, dan sekitarnya), Simalungun, Kabanjahe dan Siborong-borong. Djujur! Menurut lidah saya, enakan kopi sidikalang bg.. 😁

      Hapus

1. Relevan (Tidak Out of Topic).
2. Sopan, jangan meninggalkan komentar SPAM di blog saya.
3. Jangan menggunakan bahasa kasar atau SARA.
4. Berilah masukan yang membangun kecerdasan berpikir.
Terima kasih atas perhatiannya!

 
;