Minggu, 18 Agustus 2019

Definisi "Tasting Notes" kopi

DIRGAHAYU Republik Indonesia ke-74
Bersatulah Indonesiaku.. Merdeka!!

Merdeka!!! Merdeka!! Ngopi sadayana! 😎

Definisi-tasting-notes
Queen Mo

Postingan ini sebagai pejelasan post “Sebelumnya”. Kali ini saya akan membahas tentang apa itu tasting notes (catatan rasa) pada kopi.

Topik ini tak kalah menarik untuk diobrolkan. Karena tasting notes merupakan poin penting yang akan mengarahkan kita pada rasa kopinya.

Ketika membeli kopi kemasan di Starbucks, tasting notes ini merupakan pertanyaan yang paling penting untuk ditanyakan karena menyangkut kompleksitas kopi yang akan kita beli.

Tentunya para Barista lebih tahu untuk menjelaskan secara gamblang. Apakah kopinya mempunyai unsur Rich (kaya rasa), Delicated (lembut) atau Earthy (tanah), Fruity (buah)?

Jadi sedikit banyak cita rasa kopi yang dijelaskan pada tasting notes ini mutlak bener adanya. Dengan adanya deskripsi rasa kopi pada kemasan, kita bisa mengetahui rasa apa yang akan kita icip nantinya.

Oh iya, Tasting notes kopi khususnya Starbucks ditulis dengan Bahasa Inggris *yakale bahasa Batak.. hahh*.

Contoh :

Starbucks® ESPRESSO (Rich & Caramelly)
, SUMATRA (Earty & Herbal), ICE COFFEE (Citrusy & Caramelly Smooth), KENYA (Juicy & Complex), atau sejumlah variasi kombinasi lainnya.

*Are you fucking understand? 😁

Kalo nggak ngerti, jangan panik. Makanya scroll terus artikel ini ampe selesai ya gaes, biar pada ngerti.. Ehe

“Eksistensi bukan ditentukan oleh kartu baik, tapi bagaimana cara memainkan kartu buruk dengan baik”. Rasa-rasanya hal ini bisa diasosiasikan dengan dunia kokopian yekan?

Kesederhanaan bukan berarti membuat kualitas menjadi jelek, justru malah membuat obrolan tentangnya bisa menjadi lebih intens.

Maksud saya, ngopi itu memang nikmat dan ternyata dibalik kenikmatan itu ada sesuatu proses yang perlu dipelajari. Apa itu? Yaps, cara unik untuk mendeskripsikan cita rasa dari kopi atau tasting notes.

Seperti yang sudah saya singgung di posting sebelumnya, bahwa kopi itu banyak sekali varietasnya.

Omong-omong berdasarkan asal kopi tumbuh, Starbucks membagi kopi yang dijualnya menjadi tiga region, yaitu semenanjung Arab dan Afrika, Amerika Latin dan Asia Pasifik. Contoh : Kopi Indonesia termasuk dalam wilayah Asia Pasifik.

Berikut peta wilayah penanaman kopi terbaik di dunia, atau wilayah THE COFFEE BELT.


The-coffee-belt-starbucks
The coffee belt

Secara umum ketika kopi selesai roasting dan diseduh akan mengeluarkan rasa dan aroma yang berbeda, kopi tersebut akan menunjukkan identitas diri berdasarkan wilayahnya.

Umumnya pula, untuk mendeskripsikan tasting notes dari kopi ditentukan oleh Fragrance (bau kopi saat masih dalam bentuk bubuk atawa belum diseduh air panas).

Fragrance bisa jadi bau apa pun mulai dari bau rempah, rumput, buah, kayu, sampai bau tanah. Selanjutnya nanti sesudah diseduh (brew), baru masuk ke topik yang lebih spesifik yaitu “Karakteristik biji kopi” (aroma, body, accidity dan flavor).

Nah, untuk mengidentifikasi karakter kopi yang varietasnya luar biasa banyak itu, tentunya harus melalui kegiatan cupping atau coffee testing dengan melakukan tehnik manual brew (seduh manual).

Starbucks sering melakukan coffee testing atau coffee talk (customer). Ini menurut saya, sebuah cara untuk mengkomunikasikan para pecinta kopi dari berbagai macam tipe dengan standarisasi dunia perkopian.

Coffee-testing-barista-starbucks
Para Master Coffee :D

Dari coffee testing yang pernah saya ikuti, ternyata bukan hanya aroma, kopi juga memiliki varian rasa yang sangat berbeda.

Mungkin bagi sebagian orang, cita rasa kopi bisa jadi sama saja : pahit jika tak pakai gula. Namun rupanya, tiap jenis kopi punya ciri khas dalam hal cita rasa dan aroma.

Bagi para penikmat kopi yang masih awam, akan sangat sulit sekali memcium aroma-aroma tersebut karena tingkat kepekaan hidung kita yang belum familiar.

Namun bagi para penikmat kopi khususnya Barista mencium kopi dengan aroma-aroma tersebut sudah menjadi keharusan karena untuk mengidentifikasi karakteristik dari sebuah kopi.

Karenanya, setiap Barista atau karyawan yang bertugas di balik gerai Starbucks harus terampil mengidentifikasi kopi berdasarkan asalnya dengan mencium wanginya. Barista harus paham tasting note pada setiap kopi yang mereka tawarkan.

Rasa dan aroma yang tercermin dari kopi dipengaruhi oleh daerah asalnya. Bisa dikatakan tanaman kopi itu sangat sensitif terhadap lingkungan tempat tumbuhnya. Apa saja yang ditanam di sekitar tanaman kopi bisa menentukan rasa dan aromanya.

Sebagai referensi merujuk pada pembagian wilayah coffee belt. Berikut rekapitulasi tasting notes, yang saya kutip dari catatan seorang Julius (seorang Barista SC48 yang saat ini mendapat PIN "Creating Inspired Moment") saat mengikuti live kontes di sore itu.

Tasting-notes
Catatan Julius :D

Siapa tahu gambarnya buram, maklom hasil jebretan kamera jadul. Saya coba bermain tabel.

LATIN AMERICA AFRICA/ARABIA ASIA/FASIFIC
Character Kopi
Well-Balanced Rich-Flavor Full body
Tasting Notes
Cocoa & Nuts Citrus, Fruity, Floral Herbal & Spicy
Accidity
Bright Hight Balanced

Paham!! Okey akan saya coba uraikan dengan kata-kata cinta.. hihi

Testing notes kopi dari region Asia Fasifik :
Herbal & Spicy atau kental dengan aroma herbal, seperti rempah-rempah, chinnamon. Selain itu, sebagian lagi Earty atau aroma tanah yang baru tersiram air hujan. Hal ini tak lepas dari letak geografis Indonesia yang beriklim tropis dengan curah hujan yang tinggi.

Testing notes kopi dari region Afrika dan Arab :
Citrus, Fruity floral atau penuh dengan aroma buah-buahan sesuai dengan lingkungan di Afrika yang penuh dengan tumbuhan dan buah-buahan.

Testing notes kopi dari region Amerika Latin :
Cocoa & Nuts atau kaya dengan aroma kacang-kacangan, jeruk, coklat dan sedikit rasa spicy, papar Ardiyan (coffee master di Sbux Sc48).

Kalo kita sudah tahu unsur-unsur tersebut, maka kita memasuki penggambaran terakhir yang bertujuan untuk merasakan kopinya di mulut. Hasil dari segmen terakhir pada bagian inilah yang disebut catatan rasa atau tasting notes.

Jika ada yang bertanya, Apakah kita bisa belajar coffee testing sendiri? “Bisa!”. Jelas kita bisa melakukan coffee testing di rumah dengan step-step baku yang harus kita lakukan ala Starbucks. Tunggu saja posting saya di next konten yak.. :)

Contoh tasting notes ala @Hup.

Josganjoss!

Ketika “Caramel Machiatto” dijodohkan dengan “Merdeka Doughnut”. Hmm, mau tahu tasting notes -nya? “Delicious & Gurih2 Enyoii". #tepokjidat 😁

Sampai disini dulu cuap-cuap kita kali ini. Terima kasih

See you on top gaes ;)

Nite & GBU more. Bye..!!

0 komentar:

Posting Komentar

1. Relevan (Tidak Out of Topic).
2. Sopan, jangan meninggalkan komentar SPAM di blog saya.
3. Jangan menggunakan bahasa kasar atau SARA.
4. Berilah masukan yang membangun kecerdasan berpikir.
Terima kasih atas perhatiannya!

 
;