Amole.. :)
Kali ini saya akan berbagi pengalaman saat ditugaskan ke PT. Freeport Indonesia, Timika - Papua. *Dinas ke luar nih ceritanye!
Monmaap baru dipublish, abisnya sejauh mata memandang, teman dan senior saya tak ada yang mengungkap kisah ini di medianya mereka.
Mungkin pada sibuk. So, anggap saja saya sebagai perwakilan..hehe. - NGOPI SADAYANA! 😎
Monmaap baru dipublish, abisnya sejauh mata memandang, teman dan senior saya tak ada yang mengungkap kisah ini di medianya mereka.
Mungkin pada sibuk. So, anggap saja saya sebagai perwakilan..hehe. - NGOPI SADAYANA! 😎
![]() |
| MAP |
Sebelum diberangkatkan ke PT.FI harus MCU dulu di Gd.Dinar jln. Raden Saleh, Jakarta pusat. Jika hasilnya sehat jasmani dan rohani, lalu mengikuti training di Cilandak.
Seperti : Simulasi First AID, Safety & Emergency Evacuations, Hazard Identification, Risk Assessment & Risk Control, Emergency Response (tersertifikasi), juga binsik melatih mental baja (bukan mental tempe ya) biar disananya gak melempem kyak kerupuk kena angin puting beliung.. ehh
Seperti : Simulasi First AID, Safety & Emergency Evacuations, Hazard Identification, Risk Assessment & Risk Control, Emergency Response (tersertifikasi), juga binsik melatih mental baja (bukan mental tempe ya) biar disananya gak melempem kyak kerupuk kena angin puting beliung.. ehh
Angkatan saya sebanyak 30 person (13 branch Jakarta, 13 branch Surabaya, 4 branch Bandung) terdiri dari : 4 betina dan 26 jantan. Yang dibagi ke dua team, karena disana nantinya akan dinas dua sift.
Tiba hari ‘H’ jam 21.00 WIB take off by AIRFAST INDONESIA dari Soehatta (Jkt) --> Ngurah Rai (Bali) --> Sultan Hasanuddin (Makassar) --> Mozes Kilangin (Timika) tiba jam 04.00 WIT.
Untuk masuk ke area PT. FI nggak sembarangan men. Pemeriksaan super ketat. Mulai dari surat perintah tugas yang sudah di-approved oleh PT.FI. Lalu validasi data (KTP, ID Card), dll.
Setelah checking dinyatakan fix, team kami dijemput dengan bus warna orange. Keluar bandara, berhenti di “Terminal gorong-gorong”.
Perjanan menuju puncak Wijaya
![]() |
| Terminal gorong-gorong |
![]() |
| Mile 52 - Mile 54 |
![]() |
| Mile 57 |
![]() |
| Mile 58 masuk Tunnel |
![]() |
| Mile 58 keluar Tunnel |
![]() |
| Mile 61 - Mile 62 |
![]() |
| Mile 68 Tembagapura |
Usut punya usut, mobil yang menuju ke puncak Jayawijaya saat itu harus konvoi antisipasi teror penembakan.
Menunggu sejam lebih (kumpul lah sekitar 8 bus). Berangkatnya di-escort ama Brimob meluncur ke Mile 74. Oke.. let’s go!!!
Perasaan campur aduk antara excited dan waswas kena peluru nyasar. Tak lupa mulut komat kamit seperti baca mantra ‘berdoa’.
Sepanjang perjalanan, Wow!!! Seperti sedang OFF ROAD jalanan sangat ekstrim, berbatu, menanjak, berkelok-kelok dan masuk terowongan (ratusan meter) menembus gunung hingga ketemu lagi gunung yang lebih menjulang.
Menunggu sejam lebih (kumpul lah sekitar 8 bus). Berangkatnya di-escort ama Brimob meluncur ke Mile 74. Oke.. let’s go!!!
Perasaan campur aduk antara excited dan waswas kena peluru nyasar. Tak lupa mulut komat kamit seperti baca mantra ‘berdoa’.
Sepanjang perjalanan, Wow!!! Seperti sedang OFF ROAD jalanan sangat ekstrim, berbatu, menanjak, berkelok-kelok dan masuk terowongan (ratusan meter) menembus gunung hingga ketemu lagi gunung yang lebih menjulang.
Melaju diantara jurang dan tebing. Gak ada rumah atau manusia selama diperjalanan. Ada “post m*nyet” di beberapa titik.
Pegangan yang kencang rasanya mobil kyak mau kebalik gitu deh. Namun hal itu tertutup oleh adrenalin yang dipicu antusiasme si bolang. 😆
Siangnya tiba di mile 68 Tembagapura, kembali disweeping memastikan surat2 dan barang bawaan.
Selesai digrepek2 dijemput oleh bus yang khusus ke Plant, turun di barak mile 72. Posisinya di disisi tebing. Istirahat sebentar, sekalian bagi kamar di barack.
Sorenya pake seragam lengkap APD. Lalu meluncur ke area plant Mile 74 untuk mengikuti Safety Inductions (Permit to Work System, Muster Point, Indicator light, K3, LOTO, Golden rule dan basic tambang lainnye) juga orlap alias orientasi lapangan di area MILL dengan waktu singkat, membingungkan men.. 😆
Selesai digrepek2 dijemput oleh bus yang khusus ke Plant, turun di barak mile 72. Posisinya di disisi tebing. Istirahat sebentar, sekalian bagi kamar di barack.
Sorenya pake seragam lengkap APD. Lalu meluncur ke area plant Mile 74 untuk mengikuti Safety Inductions (Permit to Work System, Muster Point, Indicator light, K3, LOTO, Golden rule dan basic tambang lainnye) juga orlap alias orientasi lapangan di area MILL dengan waktu singkat, membingungkan men.. 😆
Area Plant Mile 74 Memory
![]() |
| Area plant Mile 74 |
![]() |
| Jemputan |
![]() |
| Berangkat ke Plant |
![]() |
| Breafing |
![]() |
| Bravo :) |
![]() |
| Senja di Mile 74 |
![]() |
| Okurrr..rr! :D |
Selesai safety induction, kira2 jam 20.30 WIT pulang ke barak. Langsung bersantap ria soalnye perut udah keroncongan.
Terus nyender sambil bercanda ria sama team. Tetiba Mr.Iyan (Expat/Chief Devisi) bangkit dari kubur sambil teriak kyak TOA.
"Hei fuck you men.. boulsittt!.. you kesini mau work or hepi-hepi??? Hei.. siapa you punya namaaa!!"
Emang sih malem itu juga jam 00.00 WIT harus 'hand over' dengan angkatan sebelumnya, tapi kan jemputan belon datang bossku!! Masa jalan kaki, ah langka pikiran.. 😆
Terus nyender sambil bercanda ria sama team. Tetiba Mr.Iyan (Expat/Chief Devisi) bangkit dari kubur sambil teriak kyak TOA.
"Hei fuck you men.. boulsittt!.. you kesini mau work or hepi-hepi??? Hei.. siapa you punya namaaa!!"
Emang sih malem itu juga jam 00.00 WIT harus 'hand over' dengan angkatan sebelumnya, tapi kan jemputan belon datang bossku!! Masa jalan kaki, ah langka pikiran.. 😆
Malam itu juga saya langsung on duty. Namun sedikit stress juga lantaran belum menguasai mekanisme kerjanya, ditambah lagi saya diterjang serangan 'mountain sickness'.
Saya ‘mimisan’ alias ‘tarngurngur men.. wkwk’’ dan bibir terasa kaku mau retak saking dinginnya.
Suasana berkabut jarak pandang hanya radius 10 meter. Mungkin juga karena seharian lelah di perjalanan. Yang ada dibenak saya, bakalan mati beku disitu.
Saya ‘mimisan’ alias ‘tarngurngur men.. wkwk’’ dan bibir terasa kaku mau retak saking dinginnya.
Suasana berkabut jarak pandang hanya radius 10 meter. Mungkin juga karena seharian lelah di perjalanan. Yang ada dibenak saya, bakalan mati beku disitu.
Hal itu terjadi hari pertama aje sih efek adaptasi lingkungan, minggu berganti dengan bulan sudah enjoy mungkin raga ini sudah menyatu dengan alam Papua.
Pokoknya makan buah Apple & sunkist sebanyak2nya agar stamina kembali ke level 100. Selama disini siang malem rasanya sama saja, hujan, dan kabut.
Hanya mengandalkan lampu. Siang bolong terang sebentar tapi rasanya dingin banget. Lihat matahari seperti bulan tak menghangatkan.
Pokoknya makan buah Apple & sunkist sebanyak2nya agar stamina kembali ke level 100. Selama disini siang malem rasanya sama saja, hujan, dan kabut.
Hanya mengandalkan lampu. Siang bolong terang sebentar tapi rasanya dingin banget. Lihat matahari seperti bulan tak menghangatkan.
Soal makan.. di area plant Mile 74 dapatnya nasi kotak. Kalo di barack, banyak banget pilihannya. Roti dan buah juga banyak banget.
Nafsu makan itu bertahan dua hari saja. Kok bisa? Iya, soalnya baru aje catering yang dikelola PT.Pangan Sari Utama anter makanan, bentar lagi segala yang berkuah udah jadi ‘ager’ saking dinginnya. Tapi ada microwave.. 👌
Nafsu makan itu bertahan dua hari saja. Kok bisa? Iya, soalnya baru aje catering yang dikelola PT.Pangan Sari Utama anter makanan, bentar lagi segala yang berkuah udah jadi ‘ager’ saking dinginnya. Tapi ada microwave.. 👌
Barak fasilitasnya lengkap. Pemanas ruangan, jadi bukan AC ya karena di sana udaranya dingin sekali men, shower (panas/dingin), selimut tebal dan halus, ruangan olah body. dll. Maklumlah standart Amerika men.
Urusan cucian? ada OB kok, serasa raja sehari deh kalo di barack. Pulang kerja tinggal tumpuk, bahkan sampai s*mpak, kaus kaki taro disitu *tips kasih nama MAWAR, 😝
Urusan cucian? ada OB kok, serasa raja sehari deh kalo di barack. Pulang kerja tinggal tumpuk, bahkan sampai s*mpak, kaus kaki taro disitu *tips kasih nama MAWAR, 😝
Lokasi kerja PT.FI ada di area OB, GRASBERG, UNDERGROUND dan MILL. Tapi disini yang mau saya bahas yaitu di MILL (area produksi), karena disinilah ruang lingkup tugas saya.
Salah satu aturan menarik di sini, demi keselamatan kita diwajibkan memakai Personal Protection Equipment / PPE (Alat Pelindung Diri / APD) berupa reflective vest, safety shoes, safety helmet, Ear plugs and Safety glasses.
Jadi begitu turun dari bus harus udah lengkap semua terpasang. MILL itu bising, kadang berdebu, dan suka bau-bau bahan kimia, jadi kalo berkunjung ke MILL selain mandatory PPE jangan lupa selalu sedia masker ya gaes! :)
![]() |
| Area Mill 74 |
Jadi begitu turun dari bus harus udah lengkap semua terpasang. MILL itu bising, kadang berdebu, dan suka bau-bau bahan kimia, jadi kalo berkunjung ke MILL selain mandatory PPE jangan lupa selalu sedia masker ya gaes! :)


















0 komentar:
Posting Komentar
1. Relevan (Tidak Out of Topic).
2. Sopan, jangan meninggalkan komentar SPAM di blog saya.
3. Jangan menggunakan bahasa kasar atau SARA.
4. Berilah masukan yang membangun kecerdasan berpikir.
Terima kasih atas perhatiannya!