Minggu, 05 Januari 2020

Rest Area KM 19 Tol Jakarta – Cikampek Banjir

Ngopi sadayana Bossku.. 😎

Gimana hadiah tahun baru kali ini? “Banjir!” Sudah kebagian semua belum? Ehh. Salah satu tanda kiamat nih, gaswat! Mana belum tobat lagi.. eh

Omong-omong soal banjir, semua media TV sibuk meliput dan menayangkan banjir di daerah Jakarta secara berulang ulang, tapi tidak satupun media menyiarkan banjir di Rest Area KM.19 Tol Japek.

OK. No problem! Peliputan berita tentunya kudu memprioritaskan pada kebutuhan yang paling mendesak (urgen). Karena penanganan dan pengelolaan banjir, bagi DKI Jakarta memang termasuk dalam skala prioritas yang harus lebih diutamakan saat ini.

Semoga Tuhan memberi kekuatan, keselamatan dan ketabahan bagi saudara-saudara kita yang terkena dampak banjir di seluruh pelosok tanah air. Amin!

Jadi tulisan ini hanya sekedar “berbagi” sama teman-teman di luar sana. Bagaimana sih situasi dan kondisi Rest Area KM.19 kalau udah ikut-ikutan galau kena banjir?

Penulis sendiri berada di lokasi kejadian, dan tulisan ini sebagai reminder kalau saya pernah mengalami moment bersejarah ini.

Mungkin teman-teman ada yang bertanya, “Rest Area KM.19 dimana tuh? Masih di planet bumi kah??”. Baik, saya akan memperkenalkan dulu sekilas kondisi sebenernya Rest Area KM.19 ini.

rest-area-km19-tol-jakarta-cikampek

Rest area KM.19 berada di Jalan Tol Jakarta – Cikampek (Tambun – Bekasi Timur). Rest Area KM.19 adalah Rest Area yang pertama berdiri semenjak tahun 2004.

Rest area KM.19 dikelola oleh PT. Samudra Adidaya Sentosa dan memiliki perjanjian kerjasama penyelenggaraan dengan PT. Jasamarga Tbk, yang menjalankan kegiatan usaha sebagai tempat istirahat dan pelayanan.

Namun kalau nggak salah, di tahun 2019 Rest Area KM.19 ini resmi diambilalih oleh PT. Jasamarga Tbk. *kalau nggak salah yak! :)

Rest Area KM.19 memiliki SPBU yang telah mendapatkan izin pengusahaan dari PT. Pertamina Tbk. Selain mengelola SPBU, Rest Area KM.19 memiliki beberapa fasilitas pendukung lainnya, untuk memenuhi kebutuhan setiap pengunjung.

rest-area-km19-tol-jakarta-cikampek

Pokoknya fasilitasnya lengkap banget deh gaes, Seperti : Restaurant, Café, Warung Makan, Kios, Mini Market, Masjid (Masjid Darussalam), Parkiran yang luas, Bengkel, Isi Angin, ATM Center, Toilet yang bersih, CCTV, Area Pameran, Media Iklan (Billboard, Spanduk, Multimedia, dan lain-lain).

Berikut beberapa tenant yang memeriahkan Rest Area KM.19, diantaranya : STARBUCKS COFFEE, BURGER KING, HOLLAND BAKERY, KFC, AW, Soto KRIUK, HokBen, SHIHLIN, CATIME, ALL FRESH, Baso A-FUNG, Baso lapangan tembak, DUNKIN DONUTS, SOLARIA, SOP IKAN BATAM, Ngopi To - Go dan masih banyak lagi terlalu panjang untuk saya tuliskan.

Pada saat arus mudik, libur hari raya dan libur panjang, Rest Area KM.19 juga bekerjasama dengan pihak-pihak lain seperti Kepolisian, PT. Pertamina Tbk, PT. Jasamarga Tbk, dan Dinas kesehatan (pengobatan gratis) guna meningkatkan kelancaran serta keamaan pengguna jalan Tol Japek.

Sebagai inpoh tambahan, kalau kalian mampir kesini setiap hari jumat malem (Weekend) maka kalian akan disuguhkan hiburan panggung.

Ya artisnya sih, tidak sekelas “Super Junior”, namun cukup menghibur pengunjung juga. Atau jika kalian punya minat terpendam gitu bisa kok naik ke atas panggung. Yekali mau nyumbang selagu dua lagu gitu yekan! 😁

Biasanya rest area KM.19 ini ramai meriah, secara gitu Rest area KM.19 merupakan rest area pertama dari arah Jekardah menuju Cikampek dan Bandung. Selain itu, seperti yang sudah saya paparkan bahwa Rest area KM.19 termasuk salah satu rest area terlengkap dibanding rest area lainnya.

Makanya nggak kaget setiap harinya Rest Area KM.19 seperti tempat piknik *terutama bagi yang kurang piknik.. ehh.

Nah sekarang udah tahu kan? Jadi, kalau mau mudik atau mau jalan-jalan ke arah Bandung, Cikampek dan Jawa, jangan lupa mampir ke rest area km19. Oke!

Kembali ke Laptop #EA

Nah apa jadinya kalau Rest area KM.19 yang setiap harinya selalu ceria dan hingar bingar, berubah menjadi galau? Bagaimana kondisi Rest area KM.19 bersedih saat kena banjir?

rest-area-km19-bajir

Menurut sesepuh penghuni Rest area KM.19, sepanjang sejarah Rest area KM.19 ini nggak pernah banjir.

Dan sepengetahuan dan pengalaman saya juga, di Rest area KM.19 pun kalau banjir ya paling juga semata kaki. Itupun kalau hujannya deras banget dan seperti biasa akan cepat surut. Dan tentunya tidak mengganggu operasional.

Nah diawal tahun 2020, Rest area KM.19 tiba-tiba berubah sepi dan menyeramkan akibat kena banjir. Tak ada pengunjung karena memang nggak mungkin masuk ke rest area dengan kondisi yang seperti itu.

Rabu, tanggal 01/01/2020, kebetulan saya sudah terjadwal syuting yang dialokasikan di Rest area KM.19 *syuting? Anjayy..! haha*.

rest-area-km19-tol-jakarta-cikampek-banjir rest-area-km19-tol-jakarta-cikampek-banjir

Setiba di pintu Rest area KM.19 pukul 06.30, Saya shock lihat genangan air segitu tingginya. Dari pantauan penulis banjir meluap hingga ke jalan Tol yang mengakibatkan terjadinya macet parah. Beberapa pegawai yang bekerja disana terdengar kocar-kacir. Banjir.. banjir!

Yahh, Rest area KM.19 kebanjiran untuk pertama kalinya. Rasanya saya seperti mimpi, sepertinya nggak mungkin. Untungnya saya udah prepare pakaian ganti dimasukan di dalam tas. Lalu, tas saya jinjing diatas kepala. Saya mulai melangkahkan kaki berjalan di area SPBU. Jadi kalau mau ke gedungnya rest area KM.19 kudu melewati SPBU dulu.

Ketinggian air sepinggang orang dewasa. Kalau orang nya (monmaap) tingginya kurang ideal, mungkin bisa sedada kali yak. Ehh. Kebayang dong kelelep ampe ke bij*, dingin.. wkwk. Damn!

rest-area-km19-tol-jakarta-cikampek-banjir rest-area-km19-tol-jakarta-cikampek-banjir

Posisi lantai gedung stations store disana memang lebih tinggi dibanding di POM bensin. Jadi setelah saya masuk di gedungnya tinggi air hanya selutut. Dipastikan All station store tutup..

Namun kedalaman air terus meningkat hingga setinggi paha, tentu saja diluar gedung sudah lebih dalam. Perabotan beberapa store yang tidak sempat dievakuasi sudah mengambang, tak lama kursi bahkan lemari pun ikut ngambang.

Akses tol dari Cikampek ke Jekardah lumpuh total, dan sudah dialihkan untuk keluar ke tol Cibitung menuju Bekasi Timur lewat jalan raya Kalimalang. Sebaliknya akses Jekardah ke Cikampek hanya bisa dilalui satu jalur, itupun tetap saja buat mobil kecil bakal kelelep.

rest-area-km19-tol-jakarta-cikampek

Djujur, saya belum pernah kena banjir separah ini. Tentu saja saya sedikit panik. Saya langsung teringat nasib teman/ saudara kita yang ada di Jakarta. Sedih! :(

Oke saya tak bisa jelaskan dengan kata-kata lagi, bagaimana kondisi Rest Area KM.19 saat banjir. Pokoknya kacau.. Silahkan sobat keker saja yak penampakannya. Langsung saja klik :

rest-area-km19-banjir

Sampai saat postingan ini diturunkan, Rest Area KM.19 belum beroperasi. Saya dapat kabar dari teman, masih tahap clean up dan pembenahan lainnya. Monmaap belum sempat ambil capture sesudah banjir.

Impact dari banjir kemaren, saya langsung pindah lokasi syuting gaes.. hehh. Saat ini saya lagi “back up” Iko Uwais syuting di luar kota (luar kota Bekasi maksudnya).. hahah. Dadahhh KM.19 semoga cepat beres ye!

Yapz! Sedikit opini penulis soal banjir yang melanda JABODETABEK dan sekitarnya. Boleh yak??

Fenomena banjir menjadi polemik yang sangat serius di kalangan masyarakat saat ini. Bahkan media sosial kembali seperti pasar tumpah. Netijen yang maha benar, “cebong dan kampret” masih perang adu bacot soal banjir.

Kalau saya perhatikan, masih ada "unsur" sentimen Pilkada yang tidak kunjung usai, meski kalender sudah berganti menjadi 2020.

Padahal banjir kali ini sebagian besar terjadi karena curah hujan yang ekstrim. Tidak hanya di jakarta tapi juga daerah2 sekitarnya yang notabenenya tak pernah kena banjir pun ikut banjir kok.

Memang nggak mudah mengatur tata kelola sebuah kota dengan segala macam permasalahan nya. Kalau hujan deras dengan intensitas sangat tinggi. Mau siapa juga pemimpinnya mana ada yang bisa lawan kekuatan alam.

Hanya saja mungkin tidak ada salahnya melakukan pencegahan yang lebih optimal. Jadi, wajar kalau setiap kali terjadi banjir kita selalu menanyakan kinerja pemerintah soal penanganan musibah kebanjiran.

Karena memang sudah disediakan anggaran khusus yang jumlahnya tidaklah sedikit, apalagi di Jekardah tentunya butuh penanganan ekstra yang notabenenya langganan banjir.

Saya bukan warga Jekardah, tapi menanggapi pernyataan dari pihak yang selalu mencari kambing hitam. Yang mana, “menunjuk hulu harus membuat bendungan terlebih dahulu”, bisa dibilang tidak tepat.

Menurut saya, baik di hulu atau di hilir harus berjalan secara berkesinambungan. Di hilir juga harus tetap siap untuk mengantisipasi banjir sewaktu-waktu datang, entah banjir dari hulu ataupun banjir karena kondisi lingkungan di hilir.

Saya tidak bermaksud membela atau memojokkan siapa pun. Realistis saja! Mengatasi banjir Jakarta memerlukan anggaran besar tentunya membutuhkan kerja teamwork yang sungguh-sungguh mau bekerja. Bukan hanya umbar kata-kata manis sebagai retorika.

Ngga perlu liputan media apalagi cuma foto-foto. Ngga butuh pembenaran. Nggak ingin mendapat gemuruh sorak sorai. Faktanya mungkin warga Jekardah lah yang lebih tahu.

Tanpa bermaksud tidak berempati dengan para saudara yang sedang terkena dampak banjir, rasanya ada pembelajaran yang mesti dipetik bangsa ini.

Musibah Sesuatu yang datangnya tiba-tiba. Tidak bisa diprediksi. Hanya bisa diterima, dijalani dan dinikmati. Untuk selebihnya ya setidaknya ada upaya antisipasi dan berbenah diri.

Mari kita ambil hikmahnya saja dari kejadian ini, supaya jangan saling menyalahkan, juga melempar kesalahan kepada orang lain.

Bisa disimpulkan, penyebab banjir sampai separah ini, ya itu tadi, selain dari curah hujan yang sangat ektrim. Ditambah lagi penanganan banjir oleh pemerintah setempat yang kurang optimal dan kurangnya kesadaran masyarakat.

Jadi, stop bully atau perang bacot di medsos apalagi bawa-bawa agama. Introspeksi diri masing-masing.

Terlepas dari pernyataan Pak ABAS, yang membuat netijen cekikikan.

Quote Super Pak ABAS :
"Air itu turun dari langit ke bumi, bukan ke Laut. Harusnya dimasukan ke dalam Bumi/Tanah. Di seluruh dunia air itu dimasukkan ke Tanah, bukan dialirkan ke gorong-gorong raksasa. Itu melanggar sunatullah. Jakarta telah mengambil keputusan yang fatal".
- Anies Baswedan -

Yang perlu digaris bawahi, kita warga masyarakat juga harusnya sadar dan disiplin ya. Jangan membuang sampah sembarangan deh, agar aliran air tidak mampet dan macet, juga air tidak perlu antri dalam segala hal..

Kalau masih tetap tak beraturan! Maka jangan menyalahkan pemerintah sepenuhnya jika terjadi hal yang tidak kita inginkan seperti halnya kebanjiran.

Sebagai contoh sederhana. Sejauh mata memandang, tidak sedikit warga yang tidak paham fungsi dari saluran air (got).

Sebagai saran : upayakan got jangan ditutup permanen atawa jangan dicor semua, agar bisa dibersihkan.

Memang dari luar kelihatannya bersih dan rapih, tapi lama kelamaan bakal banyak lumpur/ tanah yang numpuk.

Kalau sudah begitu sudah bisa ditebak, saluran air tidak akan berfungsi maksimal. Dan akhirnya terjadilah air yang mengantri.

Sampai disini dulu ya cuap-cuap kita malem ini.

See you on top gaes ;)

Nite & GBU more! Bye..!!

1 komentar:

  1. KESAKSIAN BAGAIMANA SAYA MENDAPATKAN PINJAMAN SAYA DARI PERUSAHAAN PINJAMAN DAN TERPERCAYA. Saya bernama Theresia Widiyasari dan saya tinggal di Australia, saya ingin menggunakan media ini untuk mengingatkan semua pencari pinjaman agar berhati-hati karena ada penipu di mana-mana. Beberapa bulan yang lalu saya tegang secara finansial, dan karena keputusasaan saya, saya dibohongi oleh beberapa pemberi pinjaman online dengan nilai Rp75.890.000. Saya hampir kehilangan harapan sampai seorang teman saya yang merupakan seorang polisi merujuk saya ke sebuah perusahaan pinjaman yang sangat andal bernama DONNAHALL FUNDING LLC yang meminjamkan saya pinjaman tanpa jaminan sebesar Rp950.000.000 dalam 24 Jam tanpa tekanan. Jika Anda membutuhkan pinjaman apa pun, cukup hubungi mereka sekarang melalui email: (donnahallfundingllc@gmail.com). Saya menggunakan media ini untuk mengingatkan semua pencari pinjaman karena saya melewati di tangan para pemberi pinjaman palsu.
    Jika Anda memiliki pertanyaan, hubungi saya: {theresiawidiyasari@gmail.com}

    BalasHapus

1. Relevan (Tidak Out of Topic).
2. Sopan, jangan meninggalkan komentar SPAM di blog saya.
3. Jangan menggunakan bahasa kasar atau SARA.
4. Berilah masukan yang membangun kecerdasan berpikir.
Terima kasih atas perhatiannya!

 
;